Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi.
Dream – Pengendara sepeda motor kerap bermacet-macetan di kota besar, ditambah dengan jarak tempuh yang jauh. Kondisi semacam ini tentu membuat sepeda motor menenggak BBM yang lebih banyak.
Konsumsi BBM yang lebih banyak tentu saja akan memaksa pengendara untuk merogoh kocek lebih dalam.
Biar nggak membengkak, pengendara harus cerdik ketika mengontrol pengeluaran BBM.
Tak melulu soal mesin, besar kecilnya konsumsi BBM juga dipengaruhi oleh perilaku kita saat berkendara. Ada juga komponen motor di luar mesin yang turut berkontribusi.
Tanpa berpanjang lebar lagi, berikut lima tips untuk membuat pengeluaran konsumsi BBM tak jadi bengkak:
Pertama, perhatikan cara berkendara.
Pengetahuan mengenai cara berkendara penting untuk diketahui demi menggapai efisiensi BBM lebih maksimal. Setiap pengendara sepeda motor mempunyai karakter berkendara yang berbeda-beda. Nah, untuk bisa menghemat penggunaan BBM, pengendara harus bisa mengendalikan kecepatan motor dengan lebih stabil.
Kedua, memeriksa tekanan ban.
Salah satu faktor yang bisa membuat BBM motor boros yaitu tekanan angin pada roda motor kurang. Tekanan angin pada ban yang kurang bisa membuat putaran roda berat dan laju motor jadi melambat. Dengan begitu, penggunaan bahan bakar lebih banyak.
Ketiga, pelumas yang berkualitas.
Oli yang berkualitas bisa berpengaruh terhadap kinerja motor. Pelumas yang berkualitas akan membuat gesekan dalam mesin motor menjadi lebih halus dan bisa mengurangi suhu panas mesin. Oli ini bisa menghemat konsumsi BBM.
Keempat, ganti busi.
Supaya konsumsi BBM bisa lebih hemat, perhatikan sumbu busi dan cek apakah bisa berfungsi normal atau kemampuannya sudah turun. Busi yang bermasalah bisa memberikan sumbangan bagi keborosan BBM.
Perlu diingat, busi motor yang tak berfungsi normal, tapi dibiarkan, akan merusak motor.
Kelima, perhatikan kondisi dan spesifikasi kendaraan.
Tidak hanya memperhatikan cara berkendara yang baik, kondisi dan spesifikasi kendaraan juga berpengaruh terhadap BBM. Masyarakat bisa memilih teknologi yang mampu membuat irit BBM.
(Sah, Sumber: Suzuki)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya