Pria Ini Kena Tilang Elektronik Gegara Nyetir Truk Tak Pakai Helm

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 30 Maret 2021 12:14
Pria Ini Kena Tilang Elektronik Gegara Nyetir Truk Tak Pakai Helm
Ditilang karena nyetir truk nggak pakai helm? Bagaimana ceritanya?

Dream – Saat tilang elektronik diberlakukan, para pengendara kendaraan bermotor harus benar-benar disiplin. Kalau tidak, sistem ini siap merekam dan mencatat pelanggaran.

Para pelanggar ini nantinya akan mendapatkan “ surat cinta” dan harus membayar denda sesuai dengan ketentuan.

Bicara tentang tilang elektronik, ada kejadian yang unik tapi nyata. Seorang pengemudi truk mendapatkan tilang karena tidak memakai helm.

Dikutip dari Cartoq, Selasa 30 Maret 2021, cerita ini bermula saat seorang pengemudi truk, Pramod Kumar Swain, di Odisha, Ganjam, India, yang ingin memperpanjang SIM. Sesampainya di kantor Korlantas setempat, pengemudi ini tak bisa memperpanjang SIM karena ada tilang yang harus dibayar.

1 dari 3 halaman

Yang Benar Saja…

Merasa tak melanggar aturan lalu lintas, Pramod meminta surat pelanggarannya dicetak ulang. Ketika melihat surat tilang, pengemudi ini terkejut.

Surat ini menyebut bahwa sang pengemudi ini tidak memakai helm saat menyetir truk. Disebutkan bahwa kesalahan itu berasal dari Korlantas setempat.

Ditilang karena tidak pakai helm ketika menyetir truk.© Cartoq

Ketika bertanya alasannya, petugas tak bisa memberikan jawaban. Alhasil, Pramod harus membayar denda senilai 1.000 rupee (Rp198.887) agar SIM-nya bisa diperbarui. Sang pengemudi ini bercerita bahwa telah menyetir truk selama tiga tahun untuk mengantarkan air.

“ Pemerintah harus mengambil langkah-langkah untuk mencegah kesalahan seperti itu,” kata dia.

2 dari 3 halaman

Kena Tilang Elektronik Saat Wabah Corona, Bagaimana Mengurusnya?

Dream – Meski jalanan relatif lebih lancar karena banyak pegawai memilih bekerja dari rumah, kamu tetap harus berkendara sesuai peraturan. Apalagi saat ini beberapa ruas jalan di ibukota sudah memasang kamera untuk menunjang ketentuan tilang elektronika.

 

© MEN

 

Jika kamu terkenal tilang di saat wabah corona muncul di ibukota lalu bagaimana cara mengurusnya? Kamu pasti langsung panik karena saat ini masyarakat diimbau tak pergi ke tempat kerumunan massa untuk menghindari virus corona, Covid-19.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP, Fahri Siregar, memastikan pihak kepolisian tetap bertugas dan membuka layanan kepada masyarakat.

3 dari 3 halaman

Salah satunya, pelayanan di Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, yang tetap buka untuk pengurusan pelanggaran yang dilakukan pengendara sepeda motor dengan menggunakan kamera sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

" Tidak ada kata libur. Polri tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tapi tentunya tetap dengan menjalankan protokol pencegahan penyebaran virus corona," kata Fahri dikutip dari Liputan6.com yang melansir Korlantas Polri.

Ditlantas Polda Metro Jaya juga telah mengantisipasi pencegahan virus tersebut dengan beberapa metode.

“ Kami lakukan pemasangan hand sanitizer di loket layanan, pengecekan suhu panas masyarakat dengan thermal gun dan menyiapkan ruang isolasi yang bekerjasama dengan rumah sakit terdekat untuk pengecekan seseorang yang diduga suspect virus corona,” kata dia.

(LIputan6.com)

Beri Komentar