Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Vending Machine Dydo/ Foto: Soranews
Dream - Jepang sangat terkenal dengan fasilitas vending machine di tiap sudut kotanya. Bukan hanya menjual makanan, mesin penjual di Jepang hadir dalam banyak versi. Mulai dari make up, skincare, daging, roti hingga kondom.
Adanya vending machine memang mempermudah orang untuk membeli kebutuhan secara cepat. Tinggalkan masukkan koin atau uang, pencet tombol menu lalu barang kebutuhan langsung ada di depan mata.
Saat pandemi, banyak orang takut menggunakan vending machine. Mesin ini memang butuh dipencet tombol atau menunya untuk bisa beroperasi. Seperti kita tahu, menyentuh barang di area publik yang juga disentuh banyak orang bisa meningkatkan risiko tertular virus Covid-19.
Sebuah perusahaan vending machine ternama Jepang, Dydo, akhirnya melakukan sebuah teroboson. Membuat pengoperasian mesin tak lagi menggunakan tombol tapi pedal yang diinjak.
Pedal ini bisa dikenal dengan logo tanda merah. Merupakan perubahan desain sederhana namun efektif, dan sangat mudah digunakan. Bila konsumen datang, bisa membuat pilihan dengan menggunakan kaki.

Cukup menginjak nomor/ pilihan yang sesuai pada panel di bagian bawah mesin. Khawatir mengambil makanan/minuman dari mesin penjual. Terdapat juga pedal di sisi kanan, untuk membuka pintu plastik sehingga kita bisa mengambil barang belanjaan tanpa harus menyentuh panel.
DyDo mengatakan bahwa sistem baru yang dioperasikan dengan kaki ini belum diterapkan di banyak wilayah. Ada kemungkinan fitur bakal ditingkatkan jika disetujui dan bakal diterapkan di seluruh Jepang.
Sumber: Soranews
Dream - Bisnis apapun dalam situasi pandemi seperti sekarang memang harus melakukan berbagai cara agar bisa bertahan, termasuk bisnis kuliner. Pengusaha harus kreatif dan memutar otak agar penjualan mereka tetap berlangsung, keuntungan di dapat, tanpa mengabaikan keselamatan konsumen dan pegawai.

Sebuah terobosan dilakukan oleh toko daging mentah McCann's Local Meats yang berbasis di Amerika Serikat. Sebelum pandemi, toko ini menjual langsung daging kepada pembeli yang dagang ke toko. Terdapat pelayan yang melayani, namun hal itu sangat berisiko jika tetap dilakukan.
Mereka akhirnya membuat mesin penjual atau vending machine khusus daging. Mesin dirancang khusus untuk menjaga suhu daging tetap beku agar selalu segar. Pelanggan yang datang tinggal memasukkan sejumlah uang, menekan tombol untuk memilih daging yang diinginkan, setelah itu daging langsung ada di depan mata.
Tak perlu kontak dengan orang lain dan tetap menjaga jarak serta menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah menggunakan mesin. Dilansir dari Fox News, vending machine daging menjadi primadona baru untuk para pembeli di tengah pandemi virus Corona.

(Foto: FOxNews)
Kevin McCann, selaku pemilik toko mengaku harus mengisi ulang daging-daging steak sebanyak 4-5 kali dalam satu hari. Ia bercerita kalau dirinya tidak menyangka jika vending machine ini mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat.
Tak heran kalau daging di mesin ini laris manis. Selengkapnya baca di Diadona.id
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya