Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Fenomen Jilboobs semakin menjadi buah bibir di media sosial, twitter. Beberapa desainer busana muslim pun angkat bicara soal berjilbab namun dengan pakaian ketat menonjolkan bagian dada.
" Fenomena jilboobs itu benar-benar menyalahi aturan dan sebaiknya jangan ditiru. Jilbab bukan mengenai tren yang hanya ikut-ikutan tetapi memang kewajiban menutup aurat sesuai ajaran agama," ujar Desainer label Hijmi, Yuanita Andiani saat ditemui Tim Dream.co.id di butiknya lantai GF unit C8A, Cibinong City Mall, Bogor, Senin, 11 Agustus 2014.
Selain Yuanita, Desainer yang terkenal dengan fashion pastel Ria Miranda juga ikut berkomentar. Ria merasa malu dengan adanya fenomena jilboobs ini.
" Saya sangat malu saat mendengar fenomena itu. Istighfar banget deh. Menurut saya itu sama saja tidak berhijab, mereka belum mengerti konsep berhijab," ujar Ria saat diwawancarai lewat sambungan telepon.
Tidak hanya dua desainer tersebut, ada lagi Kursein Karzai. Anggota Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) yang pernah unjuk gigi di Jakarta Fashion Week 2014 juga berpendapat fenomena tersebut bukanlah suatu tren yang patut ditiru.
" Yang namanya busana muslimah itu ya tidak ketat, tidak memperlihatkan lekuk tubuh. Itu tidak patut ditiru karena tidak masuk kategori busana muslimah," ujar Kursei.
Ketiganya berharap fenomena tersebut tidak semakin meluas dan dijadikan sebagai bahan intropeksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
" Semoga semakin banyak yang membagi informasi tentang berhijab yang baik dan benar sehingga fenomena seperti itu tidak terjadi lagi," ujar mereka.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya