Penggunaan Prabayar Orang Indonesia Tertinggi Di Tujuh Negara. (Foto: Instagram @kemdikbudri)
Dream – Perusahaan topup seluler, Ding, mengungkapkan hasil survey Global Prepaid Index (GPI). Survei ini meneliti cara pengguna ponsel menggunakan lahanan prabayar, seperti telepon seluler prabayar dan tagihan utilitas prabayar.
Dari temuan tersebut, terungkap 93 persen orang Indonesia yang disurvei telah menggunakan beberapa aspek pasar prabayar. Angka ini merupakan yang tertinggi di antara tujuh negara yang disurvei.
“ Global Prepaid Index Ding telah mengungkapkan potensi pasar yang sangat besar untuk produk prabayar,” kata Founder & Chief Executive Ding, Mark Roden, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis 3 Juni 2021.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan prabayar karena sistem ini lebih fleksibel serta transparansi dan kontrol keuangan yang lebih baik.
1. Di Indonesia, 93 persen responden menggunakan satu produk prabayar, sementara 48 persen menggunakan dua atau lebih produk ini.
2. Ada 49 persen orang Indonesia yang merasa senang menerima pulsa dan merasa beruntung karena telah dibantu. Kemudian, ada juga 43 persen orang Indonesia merasa mengirim pulsa menjadi kewajiban,
3. WhatsApp menjadi cara orang Indonesia untuk tetap berhubungan dengan orang lain. Hal ini ditunjukkan bahwa 89 persen orang Indonesia berkomunikasi melalui WhatsApp.
4. Mayoritas orang Indonesia pernah mengirim dan menerima pulsa dari teman atau keluarganya.
Advertisement

Kopi Tak Selalu Bikin Susah Tidur, Tapi Diam-Diam Bisa Mengurangi Kualitas Tidur

Mengapa Kalimantan Dikenal sebagai Borneo? Ternyata Berkaitan dengan Brunei

Naik Tipis di Sesi Pembukaan, IHSG Sempat Longsor di Bawah Level 6.000 Paska Reshuflfe Kabinet

Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Cuka Apel Setiap Hari?


Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Ada Rocky Gerung dan Anwar Usman Paman Gibran, Ini Daftar Wantimpres Dilantik Prabowo