Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Biar tetap sehat selama berpuasa, tubuh perlu asupan bergizi. Maklum, dalam berpuasa kita tidak makan dan minum mulai fajar hingga Maghrib datang. Sehingga, tubuh perlu 'bekal nutrisi' yang baik agar kesehatan tetap terjaga, puasa pun menjadi lancar.
Tubuh memerlukan asupan vitamin dan mineral untuk menjaga sistem metabolisme. Vitamin yang tepat membuat risiko penurunan kesehatan dan kekebalan tubuh bisa dihindari, apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.
Kita bisa mendapat asupan vitamin melalui berbagai jenis makanan. Vitamin juga tersedia dalam bentuk suplemen. Berikut ini vitamin yang harus dipenuhi agar puasa berjalan lancar:

Vitamin C membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini membantu mencegah penyakit menyerang selama berpuasa, seperti mencegah penyakit kardiovaskular. Selain itu, vitamin C bisa membuat kulit lebih sehat.
Vitamin C bisa diperoleh dari buah jeruk, kiwi, dan blewah. Selain itu juga bisa didapatkan dari sayuran hijau, seperti brokoli.

Vitamin A penting untuk tubuh. Nutrisi ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh hingga menyehatkan mata. Selama puasa, vitamin A bisa meningkatkan fungsi retina dan kornea, sehingga mata berfungsi baik. Makanan yang banyak mengandung vitamin A antara lain ubi jalar, sayur bayam, telur, wortel, hati sapi, dan susu.

Vitamin D bisa menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan tulang. Sumber alami terbaik vitamin D adalah sinar matahari pagi. Sehingga kita disarankan berjemur di pagi hari. Vitamin D juga bisa diasup melalui suplemen tambahan.
Zinc atau seng membantu imun melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Zinc bekerja secara maksimal menjaga tubuh tetap sehat meski tidak mendapat asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama, seperti puasa.
Bila kekurangan zinc, seseorang lebih mudah lelah karena zinc berpengaruh pada sistem motorik, kognitif, dan psikososial. Sedikitnya zinc pada tubuh membuat sel motorik yang terganggu dan cepat merasa lelah.
Menu yang banyak mengandung zinc antara lain daging merah, makanan laut, kacang-kacangan, dan susu. Selain itu juga bisa diperoleh melalui suplemen tambahan.
Sumber: halodoc.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya