AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bayi (Shutterstock.com)
Dream – Menjaga kesehatan kulit bayi sangat penting. Sebab, kulit anak-anak biasanya masih rentan. Oleh karena itulah sangat penting menerapkan hidup sehat kepada anak-anak.
“ Menjaga kesehatan kulit merupakan bagian dari penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga,” kata Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Widyawati Widyawati, dalam keterangannya, Selasa 28 Maret 2023.
Menurut dia, perawatan ekstra kepada anak-anak sangat penting karena kulit mereka relatif lebih mudah terkena infeksi. Salah satu yang sering terjadi adalah ruam popok atau diaper rash.
“ Bagi anak, penting untuk memberikan perawatan ekstra karena kulitnya relatif lebih mudah melakukan absorsi serta pH kulit relatif lebih asam sehingga mudah mengalami infeksi,” ujar Widyawati.
Ruam popok, kata dia, merupakan radang yang timbul di daerah-daerah tertentu, seperti lipatan, area yang terkena popok, dan beberapa tempat lainnya, dengan gejalanya muncul bintik-bintik merah pada kulit.
Prevalensi ruam popok secara global diperkirakan antara 16 persen hingga 65 persen. Sementara kejadian ruam popok dilaporkan paling tinggi pada usia 9-12 bulan.
“ Tanpa penanganan yang tepat, maka ruam popok ini dapat menyebabkan infeksi bakteri di sekitar kulit, luka berdarah kadang-kadang, dan juga memicu infeksi saluran kemih,” katanya.
Oleh karena itu, penting untuk menjalankan PHBS yang baik, seperti rutin membersihkan kulit dan mengganti popok secara rutin. Sebagai upaya preventif, perlu diperhatikan penggunaan popok bayi yang aman, termasuk dari segi higienitas untuk kesehatan bayi.
Bran
Masalah ruam popok membuat sejumlah produsen berinovasi agar produknya aman bagi anak-anak. Salah satunya MAKUKU yang menerapkan teknologi Super Absorbent Polymer (SAP) yang diklaim efektif mengurangi ruam popok.
Teknologi itu membuat popok anti gumpal. Desainnya pun bisa semakin tipis, hanya sekitar 1,6 mm, namun dengan daya serap yang tinggi.
Teknologi ini bahkan membuat produsen popok ini meraih dua rekor sekaligus dari Museum Rekor Indonesia (MURI), yaitu Rekor “ Popok Bayi Sekali Pakai Tertipis” dan “ Popok Bayi dengan Fasilitas Anti Gumpal Pertama di Indonesia (SAP Teknology)”.
Menurut Brand Director MAKUKU Indonesia, Lucky Zheng, teknologi SAP mememiliki penyerapan maksimal dan merata dibandingkan bahan pulp atau fluff sehingga tidak menjadikan popok menggumpal. Popok ini diklaim sebagai jawaban masalah ruam popok.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli