Pasien Vitiligo Kerap Alami Masalah Psikis

Reporter : Cynthia Amanda Male
Rabu, 23 Juni 2021 07:34
Pasien Vitiligo Kerap Alami Masalah Psikis
Haruskah segera diobati? Apa penyebabnya?

Dream - Autoimun merupakan jenis penyakit yang bisa menyerang berbagai organ, salah satunya kulit. Penyakit autoimun yang menyerang kulit juga beragam jenisnya seperti vitiligo.

Vitiligo sendiri merupakan autoimun pada kulit yang terlihat seperti bercak putih dinding. Umumnya, vitiligo muncul di area bibir atau genital.

Meski seringkali muncul di sekitar bibir atau genital, vitiligo bisa bersifat sangat progresif dan menyebar di seluruh permukaan kulit.

Terutama, jika tidak segera diobati. Pada beberapa orang, vitiligo juga tidak meluas. Hal tersebut bergantung pada gradasi vitiligo yang dialami.

" Ada beberapa gradasi vitiligo, yaitu segmental, non segmental, dan vokal. Nggak selamanya vitiligo akan meluas," ungkap Hanny Nilasari, Spesialis Kulit dan Kelamin dalam konferensi pers Regenesis.

1 dari 4 halaman

Siapa saja yang bisa mengalaminya?

Mengalami Vitiligo© Shutterstock

Munculnya vitiligo bisa dideteksi sejak bayi hingga dewasa pada pria maupun wanita. Vitiligo juga bukan penyakit yang menular atau diturunkan secara genetik.

" Faktanya, ibu yang mengidap vitiligo belum tentu melahirkan anak yang mengidap vitiligo juga. Vitiligo juga bukan penyakit infeksi, sehingga tidak menular," jelasnya.

Setelah dideteksi, perlu dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh agar bisa mengetahui penanganan yang tepat. Penanganan yang tepat tidak hanya bertujuan untuk mengatasi vitiligo, tapi juga mencegah penyebarannya.

2 dari 4 halaman

Bagaimana cara pengobatannya?

" Beberapa jenis vitiligo bisa disembuhkan dengan pengobatan. Tapi, vitiligo memang bersifat kronis dan perjalanan penyakitnya panjang. Sehingga, pegobatannya harus rutin dan rajin supaya sembuh sempurna" .

Pengobatannya sendiri terdiri dari topikal, metode sinar, dan operasi yang harus dilakukan dalam jangka waktu lama.

Meski tidak berbahaya, namun komorbiditasnya yang kadang kala lebih berbahaya bagi kesehatan. " Misalnya, vitiligo yang dialami bersamaan dengan gangguan tiroid atau dermatitis atopi. Jadi, bukan vitiligonya yang berbahanya," kata dr. Sondang Sirait, Spesialis Kulit dan Kelamin.

Maka dari itu, segera lakukan pemeriksaan ketika menyadari adanya vitiligo untuk mencegah penyebaran atau masalah psikososial yang sering dialami pengidap akibat kurang percaya diri terhadap penampilan.

" Lama kelamaan, vitiligo bisa menyebabkan masalah psikososial seperti cemas, atau paling banyak depresi. Jika ada pasien yang mengalaminya, harus segera berkolaborasi dengan psikolog klinis atau psikiater," kata Hanny. (mut)

3 dari 4 halaman

Menguak Fakta Vitiligo, Kerap Diklaim Sebagai Penyakit Kutukan

Dream - Vitiligo merupakan masalah kulit yang dialami dengan munculnya bercak putih seperti tembok pada kulit. Biasanya, vitiligo muncul di sekitar bibir atau area genital dan bisa melebar.

Penyakit ini termasuk jenis autoimun yang menyerang kulit. Cukup berbahaya karena bisa menyebar jika tidak segera diobati.

Mitos dan Fakta Vitiligo, Diklaim Sebagai Penyakit Kutukan?© MEN

Kondisi ini bisa muncul pada orang di berbagai usia. Banyak yang menyatakan bahwa vitiligo merupakan penyakit kutukan. Benarkah? Berikut mitos dan fakta seputar vitiligo yang harus kamu ketahui.

1. Vitiligo akan berkembang jadi lebih besar

" Sebenarnya, nggak juga. Ada beberapa gradasi vitiligo. Segmental, non segmental, dan vokal. Nggak selamanya akan jadi luas," jelas Hanny Nilasari, Spesialis Kulit dan Kelamin dalam konferensi pers Regenesis, Senin 21 Juni 2021.

4 dari 4 halaman

2. Pasti menurun pada anak

Vitiligo© Shutterstock

" Banyak yang bilang vitiligo pasti diturunkan. Faktanya, ibu yang vitiligo belum tentu melahirkan anak yang mengidap vitiligo juga" .

3. Tidak bisa diobati

" Bukan hanya pasien, dokter pun masih beranggapan seperti itu. Sebenarnya, semua penyakit ada obatnya. Tapi, menentukan jenis obat yang terbaik untuk vitiligonya," katanya.

Obat topikal bisa digunakan untuk jenis vitiligo tertentu. Sedangkan untuk vitiligo yang melebar, perawatannya harus lebih agresif dan komprehensif.

4. Menular

" Vitiligo bukan penyakit menular karena bukan penyakit yang disebabkan oleh infeksi," ujar Hanny.

Beri Komentar