Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Pexels)
Dream – Penerbangan adalah salah satu bidang teknik yang paling menarik. Gagasan untuk memiliki pesawat berbobot ratusan ton dan dapat terbang diudara layaknya burung dengan ratusan penumpang didalamnya, bukan lagi impian semata.
Dan kini pesawat telah dilengkapi dengan sistem auto-pilot, yang memungkin pilot berkonsentrasi pada hal lain.
Atau sekedar beristirahat kala melalukan penerbangan jarak jauh. Namun, untuk take-off dan landing tetap dilakukan manual oleh pilot.
Namun, sebuah pabrikan pesawat terbang terkemuka Airbus, telah mengumumkan prestasi yang luar biasa.
Pesawat Airbus A350-1000, kini mampu melakukan take-off dan landing tanpa bantuan pilot. Dengan kata lain, sepenuhnya menggunakan sistem otomatis.

Airbus melakukan 500 penerbangan yang memanfaatkan teknologi pengenalan gambar di dalam pesawat.
Pesawat-pesawat ini dilengkapi dengan berbagai kamera yang biasanya membantu pilot saat menghindari titik-titik buta. Dan sistem inilah yang diterapkan.
Pada 500 tes yang telah dilakukan, pilot sama sekali tidak melakukan apa-apa. Mereka hanya duduk dikursi pilot, dan pesawat akan terbang dengan sendirinya. Satu-satunya hal yang dilakukan pilot adalah memegang setir pesawat untuk berpindah haluan.

Jawabannya tidak. Bahkan meskipun pesawat telah dilengkapi dengan sistem auto-pilot, namun pilot tetap sangat diperlukan.
Mereka tetap melakukan tugasnya. Seperti memastikan lintasan yang dilalui tetap sempurna atau menghindari berbagai kondisi cuaca selama penerbangan.
Sistem ini dirancang hanya untuk mempermudah pekerjaan pilot. Sehingga mereka akan lebih berkonsentrasi pada hal lain yang lebih penting selama penerbangan berlangsung.
(Sumber: indiatimes.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya