4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Ilustrasi
Dream - Kepada para istri, bertengkar masalah sepele atau cerewet di rumah dapat meningkatkan tekanan darah suami Anda. Sehingga sang suami mungkin menderita gangguan jantung lebih cepat dan berujung kematian.
Menurut penelitian dalam Journals of Gerontology, istri stres dapat meningkatkan tekanan darah suami yang dapat menyebabkan masalah kardiovaskular. Untuk meneliti temuan tersebut, peneliti menggunakan sistolik tekanan darah sebagai alat ukur.
Hasilnya ternyata mendukung penelitian sebelumnya yang menegaskan stres dan hubungan berkualitas memiliki efek langsung dan moderasi pada sistem kardiovaskular.
" Namun, kami menemukan bahwa suami lebih sensitif terhadap istri yang stres daripada sebaliknya, terutama mengingat penelitian menunjukkan bahwa istri lebih dipengaruhi oleh ikatan perkawinan," kata penulis penelitian, Kira S Birditt dari lembaga penelitian sosial University of Michigan.
" Temuan ini mungkin akibat dari suami yang mengandalkan dukungan istri yang mungkin tidak diberikan ketika istri sedang stres," tambah Birditt.
Penelitian ini meneliti beberapa pertanyaan seperti apakah stres kronis bisa memprediksi tekanan darah atau apakah hubungan antara stres kronis dan tekanan darah bervariasi antara suami dan istri.
Pertanyaan lainnya adalah apakah kualitas hubungan negatif bisa memprediksi tekanan darah atau apakah hubungan antara kualitas hubungan negatif dan tekanan darah bervariasi berdasarkan gender.
Dengan memperhatikan secara khusus dampak dari kualitas hubungan negatif, para peneliti menemukan bahwa efek tidak ditemukan ketika meneliti individu. Namun efek akan terlihat saat meneliti interaksi antara pasangan suami-istri.
" Sangat penting untuk menilai pasangan secara keseluruhan daripada individu ketika meneliti perkawinan dan kesehatan," kata para penulis.
Sumber: (Times of India)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
