Sampah Mobil Berserakan di Negeri Muslim Ini

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 29 Mei 2014 19:01
Sampah Mobil Berserakan di Negeri Muslim Ini
Sampah adalah musuh masyarakat tak hanya bagi negara miskin tapi juga negara-negara kaya Timur Tengah. Penduduk Jeddah bahkan sudah jengah dengan onggokan sampah mobil.

Dream - Menjadi negara kaya merupakan mimpi semua pemerintahan di dunia. Namun apa jadinya jika orang-orang kaya tak lagi menggunakan mobil kesayangannya dan membuangnya sembarangan. Kondisi inilah yang sekarang dikeluhkan warga Arab Saudi.

Penduduk Jeddah mengungkapkan keprihatinannya dengan meningkatnya jumlah mobil rusak yang berserakan di berbagai lingkungan kota.

Juru bicara pemerintah Jeddah, Muhammad Al-Baqmi bertekad untuk memberikan peringatan kepada pemilik mobil yang begitu saja meninggalkan kendaraan yang rusak di tempat parkir atau di depan rumah.

" Pemerintah kota sudah menderek 700 mobil rusak di kota ini," katanya seperti dikutip laman Arabnews, Kamis, 29 Mei 2014.

Sekitar 70 persen dari onggokan mobil-mobil rusak tersebut ditemukan di wilayah pemukiman seperti Al-Ruwais, Al-Baghdadiyah, Al-Sabeel, Al-Mathloum, Al-Balad dan Al-Karantina.

Sebelumnya, seorang warga di Al-Baghdadiyah bernama Ali Matari sempat menyampaikan keluhan kepada walikota tentang adanya lebih dari 40 mobil rusak yang merusak citra lingkungannya.

Sementara warga lain, Ali Al-Ghamdi, menyebutkan bahwa mobil-mobil tersebut dibiarkan teronggok di pinggir jalan selama lebih dari enam bulan. " Ini merupakan ancaman serius bagi kesehatan warga dan lingkungan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa mobil-mobil tersebut kadang digunakan sebagai tempat sampah oleh penduduk.

Pemerintah kota pun sepakat untuk menempelkan tanda peringatan pada kendaraan yang isinya meminta si pemilik untuk menyingkirkan dalam waktu 15 hari setelah pemberitahuan. Jika tidak, mobil tersebut akan diderek.

" Ini akan dilakukan setelah kami pastikan bahwa tidak ada kegiatan kriminal yang berhubungan dengan mobil tersebut," kata Al-Baqmi.

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara