Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (http://stempals.org/)
Dream - Tiga siswa asal Desa Campurejo, Panceng, Gresik, Jawa Timur, akan mengikuti lomba robot tingkat international di Singapura pada 28-30 Januari 2015. Hebatnya, mereka adalah anak-anak desa, anak dari sopir, nelayan, dan juga penjual ikan.
" Prestasi tak hanya monopoli milik anak-anak kaum berada dan memiliki harta yang ada di kota besar," kata Bupati Gresik, Sambari Halim Rudianto, sebagaimana dikutip Dream dari Merdeka.com, Rabu 10 Desember 2014.
Ketiga siswa itu adalah Mohammad Harris Riqin, Nabil Al Annisi, dan Ahmad Khoirul Hadi. Menurut Sambari, mereka melenggang ke Negeri Singa itu dengan susah payah.
" Kami akan selalu mendoakan supaya tim robot ini bisa lancer dan sukses. Karena masih ada waktu, kami berharap agar para guru membimbing sebaik-baiknya dalam persiapan lomba," tutur dia.
Menurut Sambari, saat ini ketiga siswa berprestasi itu tengah memperbaiki sejumlah kekurangan. Sehingga bisa tampil bagus dalam konts tersebut. " Yang paling penting tiga siswa ini untuk menjaga diri dan kesehatan sebaik-baiknya," kata Sambari.
Sementara itu, Mohammad Lazim, guru yang akan mendampingi ketiga siswa itu selama lomba di Singapura, mengatakan, lomba robot tersebut akan digelar di Tay Eng Soon Convention Centre, ITE Headquarters, Singapura.
" Insyaallah pada Minggu, 25 Januari 2015 kami akan berangkat. Kami minta doa restu kepada Bupati dan seluruh masyarakat Gresik agar kami sukses membawa nama harum Gresik ke tingkat International," harap Lazim.
Dia menambahkan, para siswa tersebut dalam bulan November sudah meraih 2 (dua) prestasi kejuaraan robot tingkat nasional. Masing-masing sebagai juara I pada kompetisi robot se-Jawa dan Bali pada Jember Line Tracer IV di Universitas Jember dan juara I pada Robot Elite Competition 2 (Reco 2) di Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya