Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Pengakuan mengejutkan dilontarkan imam sebuah masjid di Sydney, Australia. Menurutnya, Islam tidak melarang umatnya minum anggur atau alkohol.
Klaim imam Mostafa Rashed itu mendapat kritik dari Wael Shehab, seorang sarjana dan peneliti syariah. Shehab menegaskan, klaim imam masjid di Sydney itu bertentangan dengan ajaran Islam.
" Bahkan klaim minum anggur atau alkohol tidak dilarang dalam Islam adalah tidak berdasar pada bukti-bukti yang jelas," kata Shehab.
Ditambahkan Shehab, klaim Imam Rashed itu sangat bertentangan dengan bukti-bukti syariah yang jelas-jelas melarang anggur atau alkohol. Larangan minum anggur disebutkan dalam Alquran, hadits dan kesepakatan para ulama selama berabad-abad.
Masalah ini muncul ketika pada Jumat pekan lalu Imam Rashed mengatakan, Islam tidak melarang umatnya minum anggur. Menurutnya, Alquran hanya merujuk pada larangan mabuk tapi bukan pada anggurnya itu sendiri.
Meskipun demikian, Imam Rashed menegaskan, ayat-ayat Alquran merujuk pada larangan yang jelas terhadap anggur.
" Allah menganggap anggur serta kejahatan lainnya sebagai perbuatan setan, yang memang bisanya berbuat tidak baik dan jahat, dan Allah perintahkan orang mukmin untuk menjauhkan diri dari mereka sebagai satu-satunya cara untuk mencapai keberhasilan," katanya.
Idris Tawfik, seorang penulis muslim Inggris yang mengajar di Universitas Al-Azhar, telah menulis larangan alkohol dalam Islam telah jelas. Menurutnya alkohol merusak fisik manusia dan masyarakat.
Sementara Dr Mohsen Haredy, mantan staf editor Ask About Islam, juga menulis alasan mengapa alkohol dilarang.
" Saat Islam melarang alkohol dan narkoba, artinya melarang diambil dalam jumlah sedikit, apalagi banyak."
Islam sendiri melarang atau memperjual belikan alkohol tanpa kompromi. Sebuah penelitian di Inggris yang dirilis tahun 2010 menyebutkan alkohol lebih berbahaya dan mematikan dari heroin atau kokain.
Alkohol menjadi penyebab kematian 195 ribu orang di 27 negara anggota Uni Eropa setiap tahunnya dan lebih dari 100 ribu kematian akibat kecelakaan disebabkan minuman haram tersebut.
Selain itu alkohol juga menjadi penyebab atas 7,4 persen penyakit dan kematian dini di Uni Eropa, menurut laporan komisi Uni Eropa pada 2006.
(Ism, Sumber: OnIslam.net)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya