Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Imam Masjid Sydney Sebut Muslim Boleh Minum Wine

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 9 Desember 2014 09:03
Imam Masjid Sydney Sebut Muslim Boleh Minum Wine
Menurutnya, Alquran hanya merujuk pada larangan mabuk tapi bukan pada anggurnya itu sendiri.

Dream - Pengakuan mengejutkan dilontarkan imam sebuah masjid di Sydney, Australia. Menurutnya, Islam tidak melarang umatnya minum anggur atau alkohol.

Klaim imam Mostafa Rashed itu mendapat kritik dari Wael Shehab, seorang sarjana dan peneliti syariah. Shehab menegaskan, klaim imam masjid di Sydney itu bertentangan dengan ajaran Islam.

" Bahkan klaim minum anggur atau alkohol tidak dilarang dalam Islam adalah tidak berdasar pada bukti-bukti yang jelas," kata Shehab.

Ditambahkan Shehab, klaim Imam Rashed itu sangat bertentangan dengan bukti-bukti syariah yang jelas-jelas melarang anggur atau alkohol. Larangan minum anggur disebutkan dalam Alquran, hadits dan kesepakatan para ulama selama berabad-abad.

Masalah ini muncul ketika pada Jumat pekan lalu Imam Rashed mengatakan, Islam tidak melarang umatnya minum anggur. Menurutnya, Alquran hanya merujuk pada larangan mabuk tapi bukan pada anggurnya itu sendiri.

Meskipun demikian, Imam Rashed menegaskan, ayat-ayat Alquran merujuk pada larangan yang jelas terhadap anggur.

" Allah menganggap anggur serta kejahatan lainnya sebagai perbuatan setan, yang memang bisanya berbuat tidak baik dan jahat, dan Allah perintahkan orang mukmin untuk menjauhkan diri dari mereka sebagai satu-satunya cara untuk mencapai keberhasilan," katanya.

Idris Tawfik, seorang penulis muslim Inggris yang mengajar di Universitas Al-Azhar, telah menulis larangan alkohol dalam Islam telah jelas. Menurutnya alkohol merusak fisik manusia dan masyarakat.

Sementara Dr Mohsen Haredy, mantan staf editor Ask About Islam, juga menulis alasan mengapa alkohol dilarang.

" Saat Islam melarang alkohol dan narkoba, artinya melarang diambil dalam jumlah sedikit, apalagi banyak."

Islam sendiri melarang atau memperjual belikan alkohol tanpa kompromi. Sebuah penelitian di Inggris yang dirilis tahun 2010 menyebutkan alkohol lebih berbahaya dan mematikan dari heroin atau kokain.

Alkohol menjadi penyebab kematian 195 ribu orang di 27 negara anggota Uni Eropa setiap tahunnya dan lebih dari 100 ribu kematian akibat kecelakaan disebabkan minuman haram tersebut.

Selain itu alkohol juga menjadi penyebab atas 7,4 persen penyakit dan kematian dini di Uni Eropa, menurut laporan komisi Uni Eropa pada 2006.

(Ism, Sumber: OnIslam.net)

Beri Komentar