Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Sebuah pengadilan adat di Pakistan selatan menjatuhkan hukuman kepada anak berusia 10 tahun yang dituduh melakukan hubungan dengan wanita yang sudah menikah berusia 30-an.
Dikutip Dream dari laman Gulfnews, Kamis 17 Juni 2015, oleh pengadilan adat Jirga, bocah tersebut diperintahkan untuk membayar denda sebesar US$ 7.000 atau sekitar Rp 94 juta.
Insiden ini terjadi pada Senin, 15 Juni di desa terpencil Bakhrani di Provinsi Sindh, 510 kilometer utara dari Karachi, ibu kota Pakistan.
"Bocah 10 tahun itu tertangkap sedang bermain gila dengan seorang wanita dari suku berbeda," kata seorang pejabat polisi setempat yang tidak bersedia disebutkan namanya.
"Insiden itu kemudian dibawa ke pengadilan Jirga yang memerintahkan keluarga anak itu untuk membayar denda US$ 7 ribu."
Keluarga anak itu baru sanggup membayar US$ 500 atau Rp 6,6 juta dan akan melunasinya dalam waktu tiga bulan.
Kepala polisi distrik Bakhrani, Umar Tufail, membenarkan insiden itu namun mengatakan keputusan pengadilan suku itu ilegal dan sedang diselidiki.
Menurutnya, beberapa suku yang tinggal di desa-desa terpencil di Pakistan selalu menyelesaikan masalah melalui Jirga.
Sementara itu, di bawah hukum pidana Pakistan, laki-laki dewasa yang melakukan pelecehan seksual terhadap anak perempuan dianggap melakukan perkosaan.
Tetapi seorang wanita yang melakukannya dengan anak laki-laki tidak dianggap melakukan tindakan kriminal.
Menurut pengacara Sunda Hoorain, wanita itu bisa dituntut melakukan kekerasan seksual atau tindakan seksual yang tidak wajar. Hoorain juga mengatakan wanita itu bisa juga dikenakan pasal perzinahan, tetapi hal ini jarang dilakukan.
Pada 2013, Mahkamah Agung Pakistan menyatakan jirga ilegal dan meminta pihak berwenang untuk membujuk warga agar mengikuti hukum negara.
Tetapi banyak suku-suku di Pakistan yang masih melakukan praktik pengadilan adat Jirga untuk menyelesaikan setiap sengketa.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?