Wanita Ini Siksa dan Jadikan Kekasihnya Budak

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 1 Juni 2015 13:15
Wanita Ini Siksa dan Jadikan Kekasihnya Budak
Badan si pria penuh luka bekas sundut pisau yang dibakar. Ia juga dipaksa menelan sponge dan cairan pembersih jendela.

Dream - Seorang wanita Prancis dipenjara karena menyekap dan menyiksa pasangannya di sebuah flat di Paris.

Wanita bernama Zakia Medkour, kini 43 tahun, menyandera dan menyiksa pasangannya, Maxime Gaget, 37 tahun, selama lebih dari setahun.

Akibat perbuatannya itu, Zakia diganjar hukuman penjara selama 18 bulan lebih dan denda.

Dikutip dari BBC, Senin 1 Juni 2015, kisah ini berawal saat keduanya berkenalan lewat internet pada 2007. Setelah kencan selama beberapa bulan, pasangan ini memutuskan hidup bersama di sebuah flat di Paris yang menjadi tempat tinggal Zakia.

Namun hubungan mereka tidak berumur panjang. Setelah beberapa bulan membina hubungan bersama Zakia, Maxime kehilangan pekerjaan.

Dari sinilah mimpi buruk Maxime dimulai. Zakia mengambil kartu kredit dan kartu identitasnya.

Pria yang tinggal bersama dua anak Zakia di ruangan sempit seluas 25 meter persegi ini, juga dipaksa menelan sponge dan cairan pembersih jendela.

Penyiksaan yang dialami Maxime tidak berhenti di situ saja. Diancam akan dilaporkan sebagai pedofil, Zakia memaksa Maxime tidur di lantar dekat pintu dan melarangnya memakai kamar mandi.

Badan Maxime juga penuh luka bekas sundut pisau yang dibakar.

Beruntung, Maxime akhirnya selamat setelah orangtuanya diberitahu tentang kondisinya oleh kakak Zakia.

" Saya akhirnya bisa membuka lembaran baru," kata Maxime.

Akibat perbuatan sadis yang dilakukannya, Zakia dituntut hukuman penjara 18 bulan ditambah dengan 18 bulan lainnya dan denda 140.000 pound sterling atau Rp 2,8 miliar.

Jaksa penuntut sebelumnya meminta hakim untuk menghukum Zakia dengan kurungan lima tahun karena perbuatannya di luar batas kejahatan.

Kasus, yang dianggap tabu di Prancis karena mempertontonkan kekerasan dalam rumah tangga yang dialami pria, menjadi heboh setelah Maxime menulis tentang pengalamannya dalam sebuah buku berjudul My Partner, My Torturer.

Sementara itu pengacara Zakia menyalahkan ketergantungan wanita itu terhadap alkohol.

Beri Komentar