Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Sarapan Kaya Protein/ Foto: Shutterstock
Dream - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membantu proses penurunan berat badan. Salah satunya menyantap menu tinggi protein untuk sarapan.
Mengonsumsi protein tinggi saat sarapan akan membuat perut kenyang lebih lama. Tubuh pun jadi lebih berenergi. Akan sangat berbeda jika menu sarapan kamu tinggi karbohidrat.
Efeknya cepat bikin kenyang tapi juga cepat kembali lapar. Tak hanya itu itu, konsumsi makanan tinggi karbohidrat akan membuat kita mudah mengantuk.
Lalu, apa saja makanan yang mengandung protein tinggi dan baik untuk sarapan pagi?
Tahu

Makanan simpel nan murah ini sangat kaya protein. Mengandung 9,2 gram protein setiap 3 ons nya. Tahu adalah salah satu sumber protein nabati yang serbaguna dan bisa digunakan dalam berbagai resep sarapan.
Tahu sangat mudah diolah jadi makanan apapun. Sahabat Dream bisa menggorengnya dengan sedikit minyak, ditumis dengan sayuran sarapan dan masih banyak lagi. Selain tinggi protein, tahu juga merupakan sumber kalsium yang sangat bermanfaat untuk membantu kesehatan otot, tulang, dan saraf.

Biji-bijian sangat tinggi protein yaitu sekitar 8 gram per cangkirnya. Gandum juga sangat tinggi akan serat, folat, besi, hingga seng. Kamu bisa konsumsi untuk sarapan dengan tambahkan yogurt atau telur dadar.
Daging Sapi
Kamu bisa olah daging sapi sebagai menu sarapan. Kandungan proteinnya sebanyak 24 gram di setiap 4 ons daging.
Kamu bisa masak daging seperti steak, iris dengan tipis. Bisa juga dengan menumisnya dengan beragam sayuran. Menurut American Heart Association, satu porsi daging atau steak mengandung 4 gram lemak jenuh.

Kamu bisa santap sarapan menggunakan roti gandum dengan selai kacang. Selain disantap dengan roti, selai kacang bisa disantap dengan oatmeal, smoothie, dan muffin. Dua sendok makan selai kacang mengandung 7 gram protein. Sebuah studi di British Journal of Nutrition menemukan bahwa mengonsumsi selai kacang saat sarapan dapat membantu mengontrol gula darah dan nafsu makan disetiap harinya.
Laporan Devi Tri Aprilianza / Sumber: Eat This
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?