Tidur Lebih Cepat Bisa Mempermudah Turunkan Berat Badan

Reporter : Cynthia Amanda Male
Kamis, 24 September 2020 08:12
Tidur Lebih Cepat Bisa Mempermudah Turunkan Berat Badan
Ini sebabnya.

Dream - Sudah menjalani diet, berolahraga, serta mengontrol stres tapi berat badan tak juga susut? Mungkin kamu harus memerhatikan pola tidur. Pola tidur ternyata bisa memengaruhi seluruh tubuhmu, termasuk berat badan.

Dilansir dari Times of India, penelitian membuktikan bahwa tidur malam lebih cepat akan mempermudah penurunan berat badan.

Ketika tidur malam lebih cepat, kamu akan mengonsumsi makanan lebih sedikit. Berdasarkan penelitian di The Stalk Institute, semakin lama terbangun, semakin banyak kalori yang dikonsumsi.

Peneliti menyarankan untuk lebih banyak tidur untuk meminimalisir kalori yang dikonsumsi. Sejumlah peserta penelitian diminta untuk tidur lebih lama dari biasanya dan meminimalisir waktu beraktivitas dari 14 menjadi 11 jam.

Setelah 16 minggu, orang yang tidur lebih cepat berhasil menurunkan 3,5 persen berat badan daripada yang tidur lebih malam atau pagi.

Penelitian yang dipublikasikan oleh Annals of Internal Medicine juga menyatakan bahwa kurang tidur dapat memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan kenaikan berat badan. Kamu bisa menurunkan berat badan atau memperlancar proses pencernaan serta metabolisme ketika tidur lebih cepat. Terutama, ketika kamu bisa tidur dan bangun di jam yang sama secara rutin.

(Sumber: Times of India)

1 dari 5 halaman

Teh Hijau Vs Kopi, Mana yang Lebih Sehat untuk Diet?

Dream - Teh hijau dan kopi merupakan minuman yang diklaim sehat serta rendah kalori. Oleh karena itu, keduanya seringkali disarankan untuk dikonsumsi ketika ingin menurunkan berat badan.

Terlepas dari rendahnya kalori, keduanya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh.

Tapi, manakah yang paling efektif untuk menurunkan berat badan? Berikut jawaban yang dilansir dari Times of India.

Teh Hijau

Teh Hijau© Pexels.com
Teh hijau mengandung kafein dan jenis flavonoid yang disebut katekin. Katekin merupakan sejenis antioksidan. Kedua zat tersebut dianggap dapat meningkatkan metabolisme.

Katekin sendiri diklaim dapat menghancurkan lemak berlebih. Penelitian yang dipublikasikan pada 2010 membuktikan bahwa teh hijau dalam bentuk suplemen akan berdampak positif untuk penurunan serta keseimbangan berst badan.

Meskipun rendah kalori dan bermanfaat bagi kesehatan, namun teh hijau hanya dianjurkan untuk dikonsumsi 2-3 cangkir. Konsumsi teh hijau yang berlebihan dapat menyebabkan kesulitan tidur serta masalah jantung.

2 dari 5 halaman

Manfaat Lain

Teh Hijau© Pexels.com
Teh hijau mengandung vitamin B, asam folat, magnesium serta flavonoid yang dapat meredakan kolesterol dan risiko Alzheimer, mengontrol diabetes tipe 2 serta meningkatkan fungsi jantung.

3 dari 5 halaman

Kopi HItam

Kopi Hitam© Pexels.com
Kopi hitam merupakan minuman yang seringkali dikonsumsi ketika ingin menurunkan berat badan. Mengonsumsi kopi secara rutin dapat meningkatkan fokus serta menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Tapi, reaksi tubuhmu akan berbeda ketika mengonsumsi jenis kopi lainnya seperti kopi susu yang mengandung krim serta gula. Tentunya, jenis kopi tersebut justru dapat menambah berat badan, bahkan menyebabkan masalah kesehatan.

Sama seperti teh hijau, kopi hitam dapat meningkatkan metabolisme dan energi. Metabolisme yang baik dapat menunda rasa lapar serta mencegah makan berlebihan.

Penelitian mengindikasikan bahwa kopi dapat meningkatkan metabolisme rata-rata 3-11 persen

4 dari 5 halaman

Manfaat Lain

Kopi Hitam© Pexels.com
Kopi hitam mengandung vitamin B2, B3, B5, mangan, potasium serta magnesium. Selain itu, mengonsumsi kopi secara rutin dapat memperkuat ingatan dan meningkatkan performa saat berolahraga.

Tapi, mengonsumsi lebih dari 2 cangkir kopi per hari dapat menyebabkan masalah kesehatan

5 dari 5 halaman

Kesimpulan

Ada beberapa penelitian yang membuktikan kedua minuman tersebut dapat membantu penurunan berat badan. Tapi, keduanya tidak jauh berbeda.

Teh hijau diklaim lebih sehat daripada kopi hitam. Kandungan antioksidan serta beberapa manfaat kesehatan membuatnya lebih baik daripada kopi hitam.

Tapi, kamu tetap harus mengatur jumlah konsumsinya. Kamu pun perlu berolahraga dan menjalani pola hidup sehat agar penurunan berat badan lebih efektif.

(Sumber: Times of India)

Beri Komentar