Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
Topi Bedah Bertuliskan Nama Dokter Dan Jabatan (Foto: Bored Panda)
Dream - Berada di ruang operasi dengan pakaian serta perlengkapan yang sama, membuat para dokter kerap kebingungan. Mereka juga kadang mengalami kebingungan saat berkomunikasi.
Hal ini disadari betul oleh Rob Hackett, seorang dokter anastesi di Australia. Ia lalu menginisiasi gerakan #TheatreCapChallenge, kampanye ini merupakan bagian dari Patient Safe Network, mengingat kesalahan bisa saja terjadi di ruang operasi saat dokter tak berkomunikasi dengan baik.
Dengan adanya nama di topi, diharapkan para dokter bisa memimalisir kesalahan, terutama dalam memberi instruksi dan koordinasi saat melakukan pembedahan.
" Ini telah diadopsi di seluruh dunia dengan penelitian dari AS dan Inggris untuk menunjukkan bagaimana ide sederhana ini dapat mengurangi human error dalam perawatan kesehatan," ungkap Rob, seperti dikutip dari Bored Panda.
Pada awalnya, rekan-rekan Rob tidak menganggapnya serius, bahkan ada beberapa komentar sinis, seperti 'tidak bisakah kamu mengingat namamu?'. Namun ide ini ternyata disambut baik oleh dunia kedokteran, dalam waktu satu tahun kini topi buatannya telah menjadi tren di dunia.

Sekarang, para profesional medis menunjukkan dukungan dan keterlibatan mereka dalam gerakan ini.
Mereka memposting foto mereka dengan topi bedah bernama di berbagai media sosial seperti Twitter dan Instagram dengan tagar #TheatreCapChallenge.
Sebelum melakukan pembedahan, sebenarnya ada prosedur perkenalan yang wajib dilakukan tim medis. Yaitu mereka wajib memperkenalkan diri dan menyebutkan namanya masing-masing sebelum operasi.
Prosedur ini kerap diabaikan karena menganggap sudah kenal satu sama lain. Padahal prosedur tersebut sangat penting dalam hal koordinasi.
(ism, Laporan: Tri Yuniwati Lestari)
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?