Ini Operasi Plastik yang Sedang Tren

Reporter : Cynthia Amanda Male
Jumat, 12 Juli 2019 15:36
Ini Operasi Plastik yang Sedang Tren
Apakah kamu berniat untuk operasi plastik?

Dream - Operasi plastik untuk kecantikan tak lagi dianggap tabu. Sehingga semakin banyak wanita yang melakukannya. Operasi bedah plastik sekarang bahkan dijalani oleh wanita yang masih muda.

" Tren terbesarnya masih facial reconstruction untuk estetika. Masih banyak demand operasi hidung," ujar spesialis bedah plastik, Tompi,  di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis 11 Juli 2019.

Pria yang juga berprofesi sebagai penyanyi itu menambahkan, teknik operasi hidung yang kerap diincar adalah menggunakan tulang iga.

" Jadi, enggak menggunakan implan sama sekali dan demand sedang meningkat," tutur dia. Selain hidung, operasi mata dan rambut juga masih banyak diminati.

 tompi

Kaum pria pun juga tak mau ketinggalan melakukan operasi, terutama untuk menghilangkan kantung mata dan mengencangkan kulit mengendur akibat proses penuaan.

Umumnya, kaum lelaki berminat melakukan operasi plastik untuk body contouring. " Seperti liposuction di area payudara bagi yang payudaranya besar dan juga pinggang," tutur Tompi.

1 dari 5 halaman

Perawatan Kecantikan Non-Bedah Makin Marak, Seberapa Aman?

Dream Perawatan kecantikan berbasis estetika seakan masih menjadi hal tabu bagi masyarakat. Seperti botox, filler, ataupun teknik laser.

Tapi nyatanya, metode estetika non-bedah justru semakin naik daun. Hal ini menggantikan tren perawatan kecantikan yang memakai teknik bedah yang cenderung menurun.

Tercatat ada penurunan 5 persen sejak 2000 dari berbagai prosedur seperti operasi plastiklipsosuction, higga face lift.

"  Minimally invasive treatment atau perawatan tanpa metode pembedahan justru meningkat sebanyak 228 persen," ujar Lanny Juniarti, President Director of Miracle Group di Jakarta, kemarin. 

  Serendipity Journey

Metode non-bedah mulai digemari karena lebih aman dan dilakukan memakai alat canggih guna meminimalisir rasa sakit.

Lanny menambahkan, kini wanita sudah berani melakukan perawatan kecantikan di usia muda, bahkan sejak 13 tahun.

" Jika 5 tahun lalu orang masih mengandalkan facial, kini orang mulai berani meniruskan dan mengencangkan wajah. Trennya naik sebanyak 5,5 persen. Ini karena keraguan untuk memakai botox dan filler semakin turun," tuturnya.

2 dari 5 halaman

Amankah?

Metode estetika non-bedah sebetulnya tidak berbahaya jika dilakukan dengan benar. Perlu diperhatikan, setiap orang hanya boleh melakukan treatment sesuai dengan karakteristik wajah.

  Ilustrasi


" Kebutuhan setiap orang tidak sama. Misalnya ingin mengecilkan rahang besar karena aktivitas tertentu. Bukan semata-mata estetik tapi juga ditinjau dari segi kesehatan oleh dokter bersangkutan untuk merelaksasi otot," lanjut Lenny.

3 dari 5 halaman

Risiko Rombak Total Wajah

Selain itu, perombakan wajah secara totalitas sebaiknya tidak dilakukan guna menghindari berbagai macam risiko. Perhatikan juga porsi ketika melakukan perawatan.

" Biasanya orang yang melakukan treatment mendapat hasil memuaskan sehingga ketagihan. Padahal perawatan secara berlebihan justru akan memberi dampakburuk," tutur Olivia Ong, Founder Jakarta Aesthetic Clinic (JAC).

Guna mengedukasi masyarakat tentang inovasi perawatan kecantikan berbasis estetika, Merz Aesthetics meluncurkan kampanye 'Merz Aesthetics Serendipity Journey'.

  Serendipity Journey

Kampanye ini menghadirkan kisah  inspiratif dalam menemukan jati diri 11 wanitadari 11 negara, serta 8 publik figur Indonesia. Mereka diantaranya Donna Agnesia, Soraya Hylmi, Lisa Gunawan dan Putri Gorda. (ism) 

4 dari 5 halaman

Punya Wajah Cantik, Krisdayanti Akui Operasi Plastik

Dream - Kabar operasi plastik yang dialamatkan kepada Krisdayanti sudah lama beredar. Kabar itu juga menyebut penyanyi kelahiran Batu, Jawa Timur itu menghabiskan uang jutaan rupiah untuk permak wajah.   Tetapi, selama ini Krisdayanti sendiri belum pernah memberikan pernyataan resmi menanggapi kabar tersebut. Dia baru membuat pengakuan dan membenarkan pernah menjalani operasi plastik.   Pengakuan itu dia sampaikan dalam video tayangan Ngopi Dara yang diunggah di channel YouTube Trans TV Official. Dia mengatakan alasannya operasi plastik demi menyenangkan diri sendiri dan suami.   " Untuk menyenangkan diri dan suami. Dan suatu yang paling mudah, kita nggak mengganggu orang lain. Sama teman semuanya ke aku (untuk tanya) tentang hal itu (operasi plastik dan perawatan kecantikan)," ujar Krisdayanti dalam cuplikan program TV Ngopi Dara, diakses pada Minggu 20 Juni 2019.   Penyanyi yang kini berusia 44 tahun itu kini merasa lebih percaya diri setelah menjalani operasi plastik. " Kita punya alasan melakukan itu dengan positif, jadi pikir positif saja. Bukan untuk tampil show off atau apa," kata Krisdayanti.

5 dari 5 halaman

Menunjang Karir.

Dia juga menjelaskan perawatan yang dijalani juga untuk menunjang karirnya. Dia merasa perlu memberikan hal terbaik pada tubuh setelah meraih kesuksesan.

" Udah mulai kerja dan perlu memberikan hal sepadan untuk tubuh kita. Apalagi sebagai public figure kita memang perlu upgrade dan aku melakukan itu dengan dokter yang qualified," jelas istri Raul Lemos itu.

Perawatan yang sangat umum diberitakan adalah operasi hidung. Tetapi di video tersebut, Krisdayanti mengaku tidak melakukan operasi di hidungnya.

" Tulangnya diambil. Jadi ini dicubit kecil, di-cuping. Karena mama saya memang sudah mancung," kata salah satu personil 3 Diva itu.

Rela Rogoh Ribuan Dolar

Operasi plastik bukan satu-satunya cara Krisdayanti merawat diri. Dia juga melakukan berbagai perawatan lainnya dengan harga yang fantastis seperti ultherapy, peremajaan menggunakan DNA ikan salmon, tummy tapimplan payudara dan lain-lainnya.

Penyanyi hits 2000-an itu juga rela membayar ribuan dolar untuk melakukan perawatan di Singapura. Padahal tarif perawatannya harus dibayar per jam.

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara