Dream - Tren mengusung pola hidup mengikuti syariah semakin digaungkan industri kreatif. Tidak hanya makanan, kini pilihan fesyen pun disemarakkan oleh rancangan busana-busana syari yang berpotongan lebih panjang dibanding busana muslim pada umumnya.
Konsep inilah yang sedang dikembangkan HijUp.com sebagai e-commerce yang melayani kebutuhan muslim pertama di dunia. Menggandeng dua perancang fesyen muslim Dian Marina dan Fitri Aulia, portal belanja online itu meluncurkan 20 desain busana syari yang mereka klaim memiliki potongan lebih spesial.
" Kami ingin menyampaikan pada muslimah berpakaian itu tidak hanya sekadar fesyen tapi harus ada dakwah di dalamnya. Sekaligus kami juga ingin menunjukan kalau busana syari bisa dirancang lebih indah dan tidak merepotkan," ungkap Diajeng Lestari, Chief Executive Officer (CEO) HijUp.com saat ditemui di Ballroom Pondok Indah Golf, Jakarta Selatan, seperti dikutip Dream, Minggu, 30 Agustus 2015.
Melalui koleksi fall/winter 2015, kedua perancang itu ingin menyampaikan kesan syari dalam segala aspek kehidupan melalui busana yang mereka rancang.
" Dari fesyen nanti akan berpengaruh pada pola hidup secara keseluruhan. Jadi bukan lagi memperdebatkan seberapa panjang hijab yang kita pakai, tapi sudah seberapa syari hidup kita," tambah Fitri Aulia, pemilik brand KIVITS.
Sedangkan untuk potongan, kedua perancang ini lebih memilih siluet yang lebih flat dengan potongan lurus sampai bawah. Mereka juga selalu memadupadankan dress dengan detail yang lebih simpel, tapi tetap memberikan ruang gerak yang lebih longgar.
" Tidak sempit dan megar sampai bawah. Kalaupun mau memakai yang polos bisa ditambahkan dengan outer yang oversize," imbuh pemilik label Missmarina, Dian Marina.
Dalam pemilihan warna, kedua desainer ini mengaku sangat hati-hati agar baju rancangannya tidak terlihat mencolok dan menarik perhatian.
" Kalau memang tidak bisa menghindari warna-warna itu harus dinetralkan dengan warna yang lembut seperti putih," ungkap Dian.