Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menggunakan gadget secara berlebihan memang tidak baik dan bisa membahayakan kesehatan. Bahkan ketergantungan pada ponsel pintar bisa meningkatkan resiko mengidap nomophobia atau ketakutan jauh dari ponsel.
Apa jadinya jika ternyata ponsel justru bisa membantu anda mengatasi masalah kelebihan berat badan? Mungkin terdengar konyol, dan anda pasti akan berpikir kok bisa?
Studi terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti dari Duke University mengungkap penggunaan SMS (short message service) lebih efektif mencatat aktivitas fisik dan asupan kalori dibandingkan menggunakan buku harian. Makna SMS di sini yakni beberapa aplikasi dalam ponsel yang bisa digunakan sebagai pengingat saat anda menjalani pola hidup sehat, atau bahkan SMS pengingat yang dikirimkan oleh orang terdekat.
Sekitar 26 wanita yang menderita obesitas dalam studi ini rata-rata mendapatkan pesan singkat yang berisi peringatan untuk menghindari minuman manis atau pengingat untuk berjalan 10.000 langkah sehari. Kemudian mereka membandingkannya dengan yang hanya menggunakan buku harian untuk mencatat semua kegiatan penurunan berat badan.
Hasilnya, setelah enam bulan wanita yang kerap menerima SMS sambil menjalankan pola hidup sehat dapat menurunkan berat badan hingga 3 kilogram. Sementara wanita yang mencatat asupan kalori dan aktivitas fisiknya secara manual hanya dapat menurunkan berat badan 2,5 kg.
" Mendapat pengingat berupa pesan motivasional dapat menolong orang untuk tetap berada dalam trek guna mencapai tujuan yakni menurunkan berat badan," ucap Samantha Cassetty, MS, RD, direktur nutrisi di Good Housekeeping Research Institute.
" Baik lewat aplikasi, grup sosial media, atau hanya SMS dari orang terdekat bisa membawa perubahan pada diri seseorang. Khususnya pada metode terakhir, yakni memanfaatkan teman Anda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan," imbuh Cassetty, dikutip dari berbagai Bimoedcentral, Jumat 3 Oktober 2014.
Cassetty juga menganjurkan bagi anda yang sedang menjalankan program penurunan berat badan sebaiknya pilihlah teman yang bijak dan dapat diajak bekerja sama lalu buat kesepakatan bahwa dia akan mengirimkan peringatan setiap hari, setiap pagi, siang atau sore untuk anda. Selain itu dari dalam diri anda juga harus berkomitmen untuk mencatat sekaligus mengirimkan pesan apa saja yang sudah dimakan atau lakukan selama satu hari.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya