Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Dream - Pola hidup cepat termasuk dalam urusan makanan membuat banyak orang lebih memilih restoran cepat saji saat sedang lapar. Tampilan foto makanan yang menggugah selera membuat banyak orang terlena dan melupakan aspek kandungan gizi dalam menu yang disajikan.
Meski sejatinya makanan cepat saji tidak selalu berhubungan dengan makanan berminyak, lemak, rasa gurih, dan kadar gula berlebih. Atau dengan kata lain makan cepat saji tidak selalu berarti buruk bagi anda yang memakannya.
Profesor Linda Van Horn dari Northwestern University memastikan anda yang memilih makan di restoran cepat saji harus lebih selektif memilih resotaran mana dan menu apa yang akan dimakan. Mengingat tidak semua restoran cepat saji selalu menyuguhkan makanan berlemak dan tidak sehat.
" Ada restoran cepat saji yang menyuguhkan ayam panggang, salad, susu rendah lemak, buah, hingga menu sereal untuk sarapan. Perilaku konsumen sangat mempengaruhi restoran dalam memilih menu yang lebih sehat misalnya jika anda ada masukan menu yang lebih sehat nyatakanlah agar menjadi pertimbangan bagi pengelola restoran," kata Professor Linda seperti dikutip laman Heart.org.
Bahkan bagi anda yang tidak memiliki keluhan jantung, cobalah untuk mulai mengurangi makanan yang digoreng, gurih atau tinggi kandungan gula. Linda menyebut salad yang mungkin terlihat sehat, hanya dengan campuran dressing yang mengandung lemak dapat lebih buruk bagi jantung anda.
" Salad yang dicampur dengan daging, keju dan saus yang terasa asin serta mengandung lemak tinggi dapat lebih buruk dibandingkan sepotong hamburger atau pizza keju," ucapnya.
Terlalu banyak asupan sodium dapat meningkatkan tekanan darah dan terlalu banyak lemak serta gula berpotensi besar memicu obesitas. Kedua penyakit inilah yang menjadi penyebab utama penyakit jantung.
Jadi, saat anda memutuskan untuk makan di restoran cepat saji, usahakan untuk memesan makanan berukuran besar demi membantu mengurangi lemak, garam dan gula dalam tubuh. Anda juga mengecek daftar label nutrisi untuk satu atau dua makanan cepat saji sejenis yang dijual di supermarket sebagai pembanding.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya