Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Foto: Bayu Herdianto/ Kapanlagi Youniverse
Dream - Tenun menjadi salah satu kain etnik yang terus dilestarikan. Dalam setiap goresan motifnya, terkandung filosofi tinggi untuk menggambarkan kekayaan budaya Indonesia.
Dulu, tak banyak desainer yang berani mengolah tenun. Apalagi menciptakan motif baru dengan memodifikasi motif lama warisan leluhur.
Namun seiring dengan perkembangan fashion, terjadi banyak perubahan dengan konsep yang lebih modern. Semakin banyak desainer yang ingin membawa tenun mendunia. Mereka mengolah tenun menjadi rancangan bergaya futuristik.

Peragaan busana (Bayu Herdianto/ Kapanlagi Youniverse)
Didiet Maulana menjadi salah satunya. Dia merancang tenun menjadi pakaian yang lebih wearable untuk anak-anak muda. Desainer kondang tersebut menyulap tenun jadi lebih kasual, dengan mengombinasikan bersama motif Mickey Mouse.
Didiet meluncurkan desain tenun berpadu dengan tokoh Disney tersebut, untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-90.
" Cukup tricky untuk menyatukan tenun dengan Mickey. Kami pilih beberapa karakter tenun ikat yang nyambung sama Mickey," ujar Creative Director IKAT Indonesia ini di Jakarta Fashion Week 2019, Jakarta Selatan, Senin 22 Oktober 2018.


Peragaan busana (Bayu Herdianto/ Kapanlagi Youniverse)
Setelah menemukan karakter motif tenun yang pas dengan ikon legendaris tersebut, desainnya dipuji oleh pihak Disney. " Dari Disney principal bilang itu coolest design collab," jelasnya.
Desainer kondang ini mendominasi karyanya dengan warna alami, seperti merah, cokelat, navy, hitam, dan abu-abu.
Kolaborasinya dengan Disney, tidak hanya membuahkan kaos, kemeja, sweater, dress, celana maupun rok. Didiet juga mendesain sepatu dan syal yang bisa dijadikan hijab, hingga membuahkan 50 karya serta menghadirkan 12 looks.

Peragaan busana Disney (Bayu Herdianto/ Kapanlagi Youniverse)
" Saya diberi kebebasan untuk buat produk fashion apa saja. Mulai fashion item, lalu aksesoris seperti sepatu, scarf, lalu ke boneka," imbuhnya.
Keunikan produk yang dibuatnya selama lima bulan ini berhasil menarik minat pasar hingga koleksinya terjual habis di lapak online JD.ID. Koleksinya pun tidak terlalu mahal, berkisar Rp200 - 800 ribu.