Bagaimana Gaya Presiden Vladimir Putin "menyopiri" Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi? (Foto: En.kremlin.ru)
Dream – Ada pemandangan tak biasa di Sirkuit Balap Sochi Autodrom, Rusia. Presiden Putin mengajukan diri menjadi sopir untuk tamunya, Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi. Putin sengaja melakukannya untuk mempromosikan mobil buatan Rusia, Aurus Senat.
Dilansir dari Motor1, Jumat 19 Oktober 2018, Putin biasanya akan mengajak tamu negaranya duduk bersama di bangku belakang. Namun untuk momen khsusu ini, Putin memilih duduk di bangku sopir sambil menyetir limusin produksi Rusia.
Tanpa canggung, terlihat Putin yang mengenakan kemeja putih, dasi, dan jas hitam menjadi sopir dari presiden Mesir.

Sementara El Sisi duduk di kursi samping sopir. Dua orang diduga penterjemah berada di belakang kedua pemimpin negara tersebut
Selama menjajal limosin asli Rusia itu, Putin dan El-Sisi tampak melakukan pembicaraan resmi. Posisi ini memungkinkan para pemimpin untuk belajar tentang trek balap dan mobil.

Ya, Sochi merupakan tuan rumah Grand Prix Rusia 2018 beberapa minggu yang lalu. Disebutkan Putin mengendarai Aurus dengan kecepatan yang normal, tak secepat pembalap Lewis Hamilton.
Setelah menjajal Aurs Senat di Sochi, dua pemimpin negara itu meninjau Aurus Arsenal, minivan Aurus. Dalam kunjungannya, Putin dan El Sisi ditemani oleh Direktur Jenderal Pusat Ilmiah Rusia, Sergey Gaysin.

Sekadar informasi, Aurus—produsen otomotif Rusia—membuat limusin, sedan, dan minivan. Mobil limusin dan sedannya diberi nama Senat, sedangkan minivan Arsenal. Kemudian, Aurus sedang mengembangkan purwarupa Comendant X. Mobil sport utlity vehicle (SUV) ini dikabarkan akan muncul pada 2018 dan bisa mengaspal tahun 2019 atau 2020.
Berikut ini adalah videonya, dikutip dari akun Instagram @kremlin_putin.
Dream – Limusin kepresidenan Rusia melakukan debutnya ketika Vladimir Putin dilantik sebagai presiden. Lalu, pada Mei 2018, versi massal mobil ini ditampilkan di Moscow Motor Show.
Dilansir dari Carscoops, Jumat 31 Agustus 2018, limusin ini diproduksi oleh brand mobil Rusia, Aurus. Merek ini dijalankan oleh Central Scientific Research Automobile di Rusia dan Automotive Engine Institute. Model ini dinamakan Senat dan memiliki dua tampilan, yaitu sedan dan limusin.

Model mobil ini terinspirasi oleh Rolls Royce — merek mobil produksi Inggris. Menurut sumber, model standar Rolls Royce memiliki panjang 5.630 milimeter (mm) dengan jarak sumbu roda 3.300 mm. Varian limusin Senat punya panjang 6.630 meter dan jarak sumbu roda 4.300 mm.
Yang mengejutkan, Senat tampil dalam desain yang mewah. Kabinnya yang stylish dibalut dengan jok mobil dari kulit, trim kayu, dan aksen metalik. Yang wah lainnya adalah klaster instrumen digital dan sistem informasi yang luas.

Ada juga fitur kursi belakang dan meja yang bisa dilipat. Plus, gelas kristal dan kulkas untuk menyimpan minuman.
Dream - Aurus Senat ini memiliki dua mesin yang berbeda. Pertama, ada mesin V8 4.4 liter yang digerakkan oleh motor listrik. Mesin ini bisa menyemburkan tenaga 590 hp.
Mesin V8 ini bisa membuat mobil mengakselerasi hingga 62 mph dalam waktu enam detik.
Mesin yang kedua adalah mesin V12 6.6 liter. Mesin ini menghasilkan 848 tenaga kuda.

Aurus Senat akan dijual di Rusia tahun depan. Mobil ini juga siap dipasarkan ke pasar luar negeri.
Harganya? Belum diketahui. Tapi, Menteri Perdagangan dan Industri Rusia, Denis Manturov, mengatakan produksi Senat 20 persen lebih murah daripada model Bentley dan Rolls Royce. (ism)