Uniqlo Gandeng Desainer Adrie Basuki, Pamer Koleksi Ramah Lingkungan

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Sabtu, 1 Oktober 2022 19:30
Uniqlo Gandeng Desainer Adrie Basuki, Pamer Koleksi Ramah Lingkungan
Upcycle ini bisa memberi kesempatan bagi pecinta LifeWear untuk menikmati pakaiannya lebih lama

Dream - Tren OOTD di media sosial membuat sebagian orang enggan menggunakan pakaian yang itu-itu saja dalam keseharian. Hampir setiap bulannya banyak pecinta fesyen menambah koleksi pakaian untuk menunjang penampilan.

Alhasil saat lemari penuh, tumpukan pakaian itu sebagian ada yang disumbangkan atau dibuang ke tempat pembuangan sampah.

Banyak yang mengira, perjalanan sampah pakaian ini sudah berakhir ketika masuk tempat pembuangan. Namun nyatanya penjalanan sampah-sampah ini sangatlah panjang hingga akhirnya terurai.

Bahan seperti nylon, polyester, acrylic, spandex, organza, dan tafeta kemungkinan akan terurai ratusan tahun.

 

1 dari 4 halaman

Sustainable Fashion

Ferdike Yunuri Nadya/ Dream© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

Tak hanya sampah dari lemari konsumen, sampah kain dari pabrik pembuatan pakaian pun lebih banyak setiap harinya.

Hal inilah yang membuat industri fashion menjadi salah satu yang berkontribusi terhadap kerusakan alam. Praktik sustainable fashion pun mulai dijalani oleh para pegiat mode, salah satunya Uniqlo.

Melalui “ Remake Project”, sebuah inisiatif keberlanjutan sebagai implementasi dari program RE.UNIQLO.

Program ini memfasilitasi siapapun yang ingin berkontribusi dalam menghijaukan bumi dengan memberikan kehidupan baru bagi pakaian Uniqlo yang sudah tidak terpakai.

2 dari 4 halaman

Tampilkan 40 Pakaian Upcycled

Ferdike Yunuri Nadya/ Dream© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

Melalui proyek ini, Uniqlo menampilkan 40 pakaian upcycled yang telah didaur ulang dari pakaian yang sudah tidak terpakai. Tujuannya untuk menginspirasi masyarakat agar lebih menghargai pakaian dalam waktu yang lama.

“ Re.Uniqlo: Remake Project merupakan salah satu implementasi dalam memberikan nyawa baru pada koleksi favorit agar bisa dimanfaatkan secara jangka panjang,,” ujar Daniel Pieter, Marketing & E- Commerce Director PT Fast Retailing Indonesia Uniqlo Indonesi pada acara Re.Uniqlo, 29 September 2022.

3 dari 4 halaman

Memberi Kesempatan Pakaian Dipakai Lebih Lama

Ferdike Yunuri Nadya/ Dream© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

Re.Uniqlo sendiri bertujuan untuk menciptakan pakaian yang bernilai dan bisa memberi kesempatan bagi pecinta LifeWear untuk menikmati pakaiannya lebih lama.

Uniqlo mengumpulkan pakaian yang sudah tidak digunakan dari para pelanggan setianya melalui Re.Uniqlo box yang disediakan di toko Uniqlo di seluruh Indonesia.

Pakaian itu kemudian didonasikan kepada yang membutuhkan hingga didaur ulang menjadi pakaian baru.

Project ini mengajak masyarakat untuk menyadari pentingnya konsep keberlanjutan dalam melindungi bumi. 

4 dari 4 halaman

Gandeng Adrie Basuki

Ferdike Yunuri Nadya/ Dream© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

Uniqlo turut mengajak Adrie Basuki, salah satu desainer yang dikenal kerap menciptakan pakaian dari bahan daur ulang.

Adrie Basuki merupakan UKM Kolaborator Uniqlo Neighborhood sekaligus juga UKM mitra binaan dari mitra UNIQLO pada proyek ini, yaitu Sarinah.

Terdapat 40 desain pakaian upcycle baru dari UNIQLO dan Adrie Basuki bertema “ Godai” yang merepresentasikan lima elemen dalam budaya Jepang, yakni Bumi (Earth), Air (Water), Api (fire), Angin (Wind), serta Langit (Sky).

Keseluruhan pakaian tersebut dihasilkan dari proses daur ulang dengan teknik recycle dan upcycle yang materialnya menggunakan sekitar 70% pakaian Uniqlo yang tidak terpakai di seluruh Re.Uniqlo Box di Indonesia.

Beri Komentar