Usia Bukan Lagi Alasan untuk Tidak Tampil Modis

Reporter : Cynthia Amanda Male
Kamis, 9 Mei 2019 19:45
Usia Bukan Lagi Alasan untuk Tidak Tampil Modis
Jangan berpikir kalau kamu terlalu tua atau muda!

Dream - Kini, umur bukan lagi menjadi alasan untuk tidak tampil modis. Orang berusia 40 dan 60 tahun bisa memakai pakaian yang sama dengan kaum muda tanpa terlihat aneh.

Aktris 73 tahun Hellen Mirren bisa tampil lebih memukau saat red carpet daripada yang berusia 20an. Jennifer Lopez yang berusia 49 tahun dan Madonna yang berusia 60 tahun, tetap terlihat stylish serta bebas dari kritikan warganet.

Tidak hanya publik figur saja yang bisa melakukannya, beberapa keluarga juga terlihat memakai pakaian serupa dan tetap stylish.

 Madonna

Madonna (Shutterstock)

Orang yang lebih tua terkadang berpakaian seperti remaja maupun sebaliknya. Jadi sebenarnya, kamu bisa memakai apapun yang kamu mau.

" Sudah bukan saatnya lagi seseorang berpakaian sesuai umur," ungkap blogger dan stylist, Mamta Sharma Das. Baginya, seseorang harus mengenakan pakaian yang menunjukkan keindahan tubuhnya dan membuat orang tersebut bahagia.

Beberapa tahun lalu, New York Times membuat sebuah tulisan dengan judul 'Don't Dress Your Age' yang ditulis oleh penyiar Julia Baird. Tulisan tersebut mendorong para wanita untuk melawan prinsip berpakaian sesuai usianya.

Akhirnya, banyak wanita yang mengunggah foto di media sosial sebagai bentuk kepedulian mereka. Dan unggahan tersebut mendapat respons positif dari warganet.

Penulis Feisty at Fifty, Sudha Menon, merasa lebih percaya diri dengan pilihan gaya perempuan masa kini. Sebelumnya, ia kerap mendapat kritik tentang penampilannya.

" Seseorang pernah menyarankan padaku untuk tidak memakai dress atau lipstik merah karena warnanya terlalu tua untukku," katanya.

Namun, prinsip tersebut berubah ketika ia menginjak usia 50. " Aku berhenti peduli pada apa yang orang pikir atau katakan tentangku" . Kini, Menon kerap memadukan sari, dress pendek, tunik dan celana yang nyaman seperti palazzo maupun kulot.

1 dari 1 halaman

Pengaruh Media Sosial

Desainer Shruti Sancheti percaya bahwa media sosial berperan besar terhadap tren ini. " Tagar Instagram sangat berperan dalam keseharian kita. Ketika melihat wanita maupun pria bertubuh sehat dan stylish, pasti dampaknya sangat besar" .

Hal tersebut bisa membuat kita lebih percaya diri untuk membeli pakaian yang diinginkan. Kini, semakin banyak orang yang lebih berani menampilkan gayanya.

Tidak hanya orang tua yang memiliki masalah dalam berpakaian sesuai usia. Yang berusia 20 atau 30 pun sempat dihindari dari pakaian tradisional.

Padahal, kini pakaian tradisional menjadi tren dipadukan dengan sentuhan modern. Seseorang yang pindah ke Kolkata sangat tertarik melihat wanita dari segala usia mengenakan sari.

" Mulai dari mahasiswi hingga nenek-nenek, mereka terlihat stylish dan nyaman menggunakan sari. Sebelumnya, aku tidak percaya diri memakai sari karena terbiasa tinggal di tempat dimana penduduknya menggunakan pakaian bermerek," ujarnya.

" Kini, orang memakai sari dengan berbagai cara dan digunakan oleh siapapun. Apalagi, sari bisa digunakan tanpa peduli ukuran pakaian.

Desainer Anuradha Dhawan Prasad di awal usia 50, sempat mengisi laman 'swimwear story' di sebuah majalah fashion untuk mematahkan prinsip berpakaian sesuai usia.

Menurutnya, kini seseorang memilih pakaian berdasarkan bagaimana mereka akan terlihat ketika memakainya. " Sudah jarang orang memilih pakaian berdasarkan usia" .

 Wanita

Ketika menjadi ibu muda di usia 40, ia disarankan untuk berpakaian sesuai dengan perannya. Namun kini, kepercayaan diri lebih penting. Orang yang berusia 40, 50 atau 60 akan berpakaian sesuai dengan karakter mereka.

Jadi kalau ingin berpakaian, jangan berpikir kalau kamu terlalu tua atau muda. Jika kamu percaya diri dan nyaman, pakailah.

Beri Komentar
Belajar Jadi Orangtua yang Lebih Baik di Fimelahood #MindfulParenting