Vaksin Moderna, Calon Vaksin Corona Asal Amerika yang Perlu Dikenali

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 4 November 2020 07:12
Vaksin Moderna, Calon Vaksin Corona Asal Amerika yang Perlu Dikenali
Vaksin Moderna berasal dari perusahaan farmasi asal Amerika Serikat yang bekerjasama dengan National Institute of Health untuk memproduksi ratusan juta dosis vaksin corona.

Dream – Terdapat banyak jenis vaksin corona yang sudah masuk uji klinis tahap III, salah satunya adalah vaksin Moderna asal Amerika. Vaksin ini merupakan yang paling cepat mencapai tahap uji klinis.

Vaksin Moderna berasal dari perusahaan farmasi asal Amerika Serikat yang bekerjasama dengan National Institute of Health untuk memproduksi ratusan juta dosis vaksin corona.

Namun diketahui vaksin ini belum masuk ke Indonesia, karena negara kita belum menjalin kerjasama dengan perusahaan Moderna.

Dalam artikel kali ini kita akan mencoba mengenal vaksin Moderna sebagai salah satu calon vaksin yang akan segera dirilis di AS untuk menghentikan pandemi Covid-19.

1 dari 5 halaman

Perjalanan Vaksin Moderna

Ilustrasi

Vaksin Moderna merupakan salah satu vaksin corona yang paling cepat mencapai ujii klinis fase I. Dalam proses pembuatan vaksin, jika sudah masuk uji klinis artinya calon vaksin yang akan digunakan suah diujicobakan pada manusia untuk melihat efeknya secara langsung.

Vaksin ini bernama Mrna-1273 ini telah dan sedang menjalani uji klinis dengan rangkaian sebagai berikut.

2 dari 5 halaman

Uji Klinis Vaksin Moderna Fase I

Uji klinis fase I ini dilakukan pada sejumlah kecil relawan saja. Kemudian jika fase ini berhasil dilewati maka uji klinis masuk ke fase II dengan skala lebih besar tapi dalam waktu yang singkat.

Moderna sudah memulai penelitian vaksin Covid-19 seak awal tahun saat kasus masih berpusat di China.

Januari 2020 Moderna sudah mendapatkan susunan genetic dari novel coronavirus. Kemudian pada Maret 2020, uji klinis fase I dimulai. Uji coba dilakukan kepada 45 orang dewasa sehat yang kemudian dibagi menjadi tiga kelompok.

Setiap relawan disuntik sebanyak dua kali. Kelompok pertama mendapatkan vaksin dengan dosis 25 mikrogram. Sementara kelompok kedua memeroleh dosis 100 mikrogram. Lalu kelompok ketiga menerima dosis 250 mikrogram.

Semua relawan pada uji coba itu menunjukkan hasil bahwa tubuhnya mampu membangun antibodi terhadap virus penyebab Covid-19.

3 dari 5 halaman

Uji Klinis Vaksin Moderna Fase II

Ilustrasi

Melansir dari data percobaan klinis pemerintah AS, uji klinis fase II vaksin Moderna dimulai pada Mei 2020 dengan menyertakan 600 relawan. Mereka dibagi ke dalam 3 kelompok.

Pertama diberi vaksin dengan dosis 50 mikrogram, kelompok kedua dosis 100 mikrogram, dan ketiga mendapat placebo atau vaksin kosong. Uji fase II ini selesei pada awal Juni 2020 dan langsung masuk ke fase III pada akhir bulan yang sama.

4 dari 5 halaman

Uji Klinis Vaksin Moderna Fase III

Ilustrasi

Jumlah relawan dalam fase III ini melibatkan 30.000 orang dari 89 lokasi di AS. Para relawan itu akan menerima dosis vaksn corona 100 mikrogram, dan dosis tambahan yang sama 29 hari berikutnya.   

Dilansir dari The Wall Stree Journal, hingga saat ini uji klinis fase III ini masih dilangsungkan. Namun vaksin Moderna menargetkan bisa mendapatkan persetujuan penggunaan vaksin terbatas pada bulan Desember 2020.

5 dari 5 halaman

Metode Pembuatan Vaksin Moderna

Virus memiliki gen yang terdiri dari RNA dan DNA. Saat RNA masuk ke tubuh, maka tubuh akan memroduksi antibodi yang dibutuhkan untuk menghalau virus tersebut. Vaksin Moderna memanfaatkan meted itu untuk mencegah infeksi Covid-19, sehingga saat disuntikkan ke tubuh, akan memicu proses infeksi virus di tubuh.

Sehingga sistem imun di tubuh kita terpacu untuk membentuk antibodi tanpa kita harus benar-benar terinfeksi. Moderna menargetkan produksi 20 juta dosis vvaksin pada akhir tahun 2020 dan 500 juta dosis pada tahun 2021.

Moderna suah bekerjasama dengan pemerintah AS melalui kesepakatan memberikan 100 juta dosis dengan kemungkinan penambahan. Selain itu juga bekerjasama dengan Kanada untuk menyediakan 20 juta vaksin begitu vaksin telah disetujui. Kemudian awal tahun 2021, Moderna akan menyediakan 56 juta vaksin untuk Kanada.

Sedangkan Indonesia hingga saat ini belum menjalin kerjasama dengan Moderna untuk mengamankan dosis vaksin. Vaksin yang sudah dimiliki Indonesia saat ini adalah vaksin Sinovac, Sinopharm, Genexine, dan AstraZaneca.

 

Sumber: SehatQ

 

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar