Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bagaimana Pandangan Islam Tentang Berkurban Sapi Dengan Patungan. (Sumber: Merdeka.com)
Dream – Idul Adha identik dengan kurban. Acara ini sekaligus menjad ajang berbagi dengan sesama. Saat hari itu, umat Muslim, baik orang kaya maupun orang miskin, menikmati daging kurban.
Dilansir dari nu.or.id, Rabu 7 September 2016, mayoritas ulama sangat menganjurkan berkurban. Selain orang yang berkurban mendapatkan pahala, kurban juga memiliki dampak sosial bagi masyarakat. Hampir di seluruh daerah di Indonesia, pengurus masjid atau yayasan keagamaan berusaha semaksimal mungkin mencari para donatur yang ingin berkurban.
Supaya donaturnya banyak, panitia kurban juga mempermudah jalannya. Berkurban tidak harus sendiri, tapi juga boleh “patungan”, terutama untuk kurban sapi. Sekadar informasi, harga seekor sapi kurban bisa di atas Rp10 juta per ekor.
Lalu, apakah bersama-sama membeli hewan kurban itu diizinkan dalam Islam?
Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni mengatakan, mayoritas ulama memperbolehkan patungan kurban. Syaratnya, hewan yang dikurbankan adalah sapi dan jumlah maksimal orang yang patungan ialah tujuh orang. Berdasarkan persyaratan ini, patungan untuk kurban kambing tidak diperbolehkan dan lebih dari tujuh orang untuk kurban sapi juga tidak dibolehkan. Baca selengkapnya di sini.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari