Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Kosmetik Halal.
Dream – Pasar kosmetik halal negara muslim semakin memikat perhatian perusahaan raksasa dunia. Besarnya konsumsi penduduk negara muslim membuat perusahaan tersebut bertekad merebut pangsa pasar baru tersebut.
Salah satu produk yang menjadi incaran perusahaan kosmetik dunia adalah krim wajah dan sampo. Sebut saja Unilever, Beiersdorf, dan L’Oreal. Mereka mulai memasuki bisnis kosmetik halal berbekal sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Dilansir dari NDTV, Rabu 7 September 2016, sertifikasi halal ini diperlukan untuk memastikan kepada masyarakat bahwa produk-produk mereka sesuai dengan prinsip syariah. Produk mereka pun tak mengandung bahan-bahan haram, seperti babi dan alkohol. Produsen kosmetik dan toiletries menyebut sertifikat itu bisa membuka pasar baru bagi mereka.
“Sertifikat halal ini adalah penghubung untuk melakukan bisnis di area tertentu,” kata German Chemicals company BASF, Dirk Mampe.
Mampe mengatakan bahan-bahan halal tidak akan membuat harga suatu produk menjadi lebih mahal. Dia juga melihat tren saat ini adalah kebutuhan akan produk halal semakin meningkat.
“Maka, ini menjadi hal yang penting untuk meningkatkan pasokannya,” kata dia.
Sekadar informasi, saat ini ada 1,5 miliar orang Muslim di seluruh dunia. Pasar kosmetik halal menguasai 11 persen pasar halal global yang nilainya sebesar US$1 triliun pada 2015, berdasarkan data Deloitte Tohmatsu Consulting.
Perusahaan periset pasar, TechNavio sendiri memprediksi produk perawatan tubuh halal juga meningkat 14 persen setiap tahun sampai tahun 2019.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?