Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Evakuasi Korban AirAsia QZ8501 (todayonline.com)
Dream - Lima bagian utama dari pesawat QZ8501 berjenis Airbus A320-200 itu kini telah ditemukan di lepas laut Pulau Kalimantan. Namun cuaca buruk pekan lalu menghambat evakuasi.
Di sela-sela cuaca buruk, tim penyelam turun ke bagian terbesar dari runtuhan QZ8501 pada Minggu kemarin. Mereka berhasil mengangkat satu jasad.
Sementara tiga jasad lainnya ditemukan mengapung di laut, sehingga total korban yang berhasil diangkat hingga saat ini adalah 34 jasad.
Pimpinan operasi pencarian korban QZ8501, Yayan Sofyan mengatakan, tiga jasad yang baru ditemukan itu masih terikat di barisan kursi penumpang. Posisi mereka terpisah dari badan utama pesawat. Diduga, ketiga korban itu masih memakai sabuk pengaman.
Kepala Basarnas, Bambang Soelistyo mengatakan para penyelam berhasil menyelam sampai dalam namun jarak pandang di dasar laut adalah nol dan sangat gelap karena dipenuhi lumpur. Di samping itu, arus bawah laut sangat kencang mencapai 3-5 knot.
Pencarian yang difokuskan di sebelah barat daya dari Pangkalan Bun di Kalimantan Barat, juga telah diperpanjang ke timur karena bagian-bagian dari pesawat mungkin telah tersapu arus, tambah Soelistyo.
Operasi pencarian diprioritaskan untuk penemuan jasad penumpang QZ8501 yang terdiri dari 155 orang Indonesia, tiga warga Korea Selatan, satu warga Singapura, satu warga Malaysia, satu warga Inggris dan seorang Prancis, yakni co-pilot Remi Plesel.
(Ism, Sumber: Sidney Morning Herald)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya