Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pesawat AirAsia
Dream - Pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ7633 menunda penerbangan pada Sabtu malam, 3 Januari lalu. Pesawat yang akan terbang dari Bandara Juanda, Sidoarjo, menuju Bandung itu kembali ke apron saat bersiap melakukan lepas landas sekitar pukul 21.00 WIB itu.
“ Pesawat telah siap dan bergerak, tapi tiba-tiba terdengar suara keras, suara mesin tak terdengar dan pesawat bergerak mundur. Kami sangat terkejut dan panik,” tutur Yusuf Fitriadi, seorang penumpang, sebagaimana dikutip Dream dari The Independent, Senin 5 Januari 2015.
Pesawat itu kembali ke apron. Sementara, 161 penumpang di kabin diminta turun karena pesawat akan menjalani perbaikan beberapa saat. Namun saat diminta untuk naik ke pesawat kembali, kata Yusuf, sekitar 90 persen penumpang menolak. Mereka memilih melakukan refund dan menolak terbang ke Bandung.
Sementara, CEO AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko, mengatakan pilot pesawat telah melakukan prosedur yang benar. " Kapten telah memenuhi prosedur standar operasi dengan memutuskan Return-to-Apron [kembali ke apron] untuk memastikan keamanan," tutur Sunu.
Sunu menambahkan, pesawat yang kembali ke apron itu dicek oleh mekanik AirAsia sesuai dengan prosedur standar operasi. Setelah pengecekan, pesawat tersebut diterbangkan menuju Bandung satu jam kemudian.
" Meskipun ada pemberitaan yang sensasional, tidak ada masalah keamanan dan pesawat mendarat dengan selamat di Bandung," ujar Sunu. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya