Sebelum AirAsia QZ8501 Jatuh, Tercium Bau Wangi

Reporter : Sandy Mahaputra
Sabtu, 3 Januari 2015 19:03
Sebelum AirAsia QZ8501 Jatuh, Tercium Bau Wangi
Wangi itu melekat pada Syaiful Rahmat, teknisi avionic atau radio komunikasi, yang turut menjadi korban pesawat rute Surabaya-Singapura.

Dream - Bau wangi menyeruak sebelum AirAsia QZ8501 jatuh. Wangi itu melekat pada Syaiful Rahmat, teknisi avionic atau radio komunikasi.

Nama Syaiful diketahui ada dalam manifes kru AirAsia QZ8501. Pria 39 tahun asal Pekanbaru itu turut menjadi korban pesawat rute Surabaya-Singapura.

Menurut Rudi, rekan Syaiful di AirAsia, dia rasakan sesuatu yang aneh sebelum AirAsia QZ8501 lepas landas dari Bandara Juanda, Minggu silam.

Rudi yang juga berprofesi sebagai teknisi avionic di AirAsia, mengaku mencium bau harum pada tubuh Syaiful yang tak pernah dia rasakan sebelumnya.

" Dua hari sebelum kejadian, saya sempat mencium bau harum ketika berada dekat Syaiful. Baunya bukan bau harum karena parfum, tapi bau yang lain," cerita Rudi dikutip Dream.co.id dari Merdeka.com, Sabtu 3 Januari 2015.

Tak hanya itu, keakraban dan perasaan nyaman juga dirasakan Rudi ketika berada di dekat Syaiful. Perasaaan ini juga tak pernah dirasakan Rudi sebelumnya.

" Teman-teman di AirAsia memang mengenal Syaiful sebagai sosok rekan kerja yang baik dan religius. Dia mampu bergaul dengan siapapun tanpa membedakan kelas. Dia juga supel kepada siapapun," kata Rudi.

Karena pribadi yang supel dan senang bergaul dan religius itulah, perasaan aneh dan bau harum ditepis Rudi.

Dia coba tak menanggapinya terlalu dalam. Perasaan aneh dan bau harum itu baru terbersit ke pikiran Rudi manakala AirAsia QZ8501 dilaporkan hilang kontak minggu pagi lalu.

" Tidak ada yang aneh saat itu. Semuanya wajar-wajar saja, selain bau harum. Syaiful orang baik, selama empat tahun mengenal dan bergaul dengannya, saya tidak pernah menemukan cela dalam dirinya."

Seperti diketahui, pada Minggu pagi lalu, Pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura yang mengangkut 155 penumpang plus tujuh kru pesawat mengalami hilang kontak. Dan Selasa lalu, pesawat nahas itu berhasil ditemukan.

Pencarian korban yang dikoordinir Tim SAR gabungan sudah memasuki hari ketujuh terhitung sejak Minggu 28 Desember. Hingga kini total korban yang sudah dievakuasi dari 162 penumpang yang ada di manifes sebanyak 30 orang.

(Sumber: Merdeka)

Beri Komentar