Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Gorengan menjadi jenis makanan yang diburu oleh banyak orang untuk menu pilihan buka puasa. Rasanya yang gurih membuat semua orang menyukai berbagai sajian makanan gorengan.
Meskipun menjadi makanan favorit banyak orang, nyatanya gorengan diketahui sebagai salah satu pemicu yang berkaitan terhadap kesehatan tubuh. Terkadang, makan gorengan berlebihan membuat kita jadi melupakan dampak buruknya.
Meskipun makanan gorengan berkaitan dengan kesehatan, Dream punya beberapa cara membuat gorengan lebih sehat untuk dikonsumsi saat buka puasa. Yuk simak informasinya berikut ini.

Minyak zaitun dikenal sebagai salah satu jenis minyak yang cukup menyehatkan dan bisa jadi alternatif ketika digunakan untuk menggoreng. Minyak zaitun lebih stabil pada temperatur tinggi sehingga bisa digunakan untuk menggoreng sambil menjaga nutrisi dan kualitas di dalamnya.
Jenis minyak zaitun terbaik untuk digunakan adalah virgin atau extra virgin. Label ini menunjukakkan bahwa terdapat lebih sedikit zat kimia dalam ekstraksinya.
Nah untuk membuat hidangan menu buka puasa lebih sehat, kamu bisa mencoba menggunakan minyak zaitun ya.

Menggunakan minyak yang baru dan masih bersih bisa menjadi cara untuk membuat gorengan lebih sehat dan terjaga nutrisi di dalamnya. Menggunakan minyak bekas juga bisa membuat nilai nutrisi di dalamnya hilang.
Selain menggunakan minyak baru, kamu juga harus sering-sering membersihkan kotoran dari minyak. Cara ini bisa membuat nutrisi tetap terjaga dengan baik di dalam minyak.

Untuk membuat menu gorengan buka puasa menjadi lebih sehat, kamu bisa mencoba membuat adonan dengan bahan yang lebih sehat, seperti memilih tepung bebas gluten.
Tepung biasa cenderung lebih banyak menyerap minyak pada makanan. Menggunakan tepung yang tepat bisa jadi cara tepat dalam membuat gorengan lebih sehat.

Untuk membuat hidangan gorengan buka puasa menjadi lebih sehat, kamu juga bisa menambahkan baking soda dalam adonan. Hal ini bisa menjadi cara meningkatkan kualitas adonan makanan.
Cara ini juga bisa lebih menyehatkan karena menurunkan penyerapan minyak pada makanan.

Dengan mempertahankan suhu minyak dan tak mengubahnya hal itu bisa menjadi salah satu cara yang tepat untuk membuat gorengan untuk lebih sehat. Jika minyak tidak cukup panas, maka makanan bakal menyerap lebih banyak minyak.
Jika minyak terlalu panas, maka masakan bisa menjadi gosong. Hal ini juga bisa membuat makanan jadi tak sehat dan tak lezat.
Setelah menggoreng, kamu bisa meletakkan tisu dapur untuk menyerap sisa minyak dalam gorengan buatanmu. Hal ini bisa menghilangkan kandungan minyak berlebih di dalamnya.
Sumber merdeka/ Rizky Wahyu Permana
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya