Warga Jangan Kucilkan PDP yang Isolasi Mandiri

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 1 Mei 2020 18:35
Warga Jangan Kucilkan PDP yang Isolasi Mandiri
Stigma negatif ini tak jarang membuat orang untuk berbohong tentang kondisinya.

Dream – Pandangan “ miring” masyarakat terhadap pasien positif corona membuat masyarakat enggan untuk jujur terhadap kondisinya. Bahkan, tak jarang mereka berbohong agar tidak masuk ke radar pengawasan tenaga kesehatan terkait virus corona.

Inilah yang membuat pemerintah mendorong masyarakat untuk tidak memandang pasien dalam pengawasan (PDP) sebagai aib.

“ Tak hanya tenaga kesehatan, siapa pun bisa memberikan bantuan (kepada mereka),” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, di Jakarta, dikutip dari siaran live TVRI, Jumat 1 Mei 2020.

Jika ada salah satu warga yang terindikasi gejala-gejala corona dan harus isolasi mandiri, Yurianto meminta yang lainnya untuk membantu isolasi. Dikatakan bahwa isolasi mandiri menjadi salah satu cara yang efektif untuk mencegah penularan virus Covid-19.

“ Mari kita bantu agar bisa isolasi mandiri. Jangan dikucilkan! Berikan bantuan agar bisa isolasi mandiri dengan sebaik-baiknya,” kata dia.

Sekadar informasi, per 1 Mei 2020 pukul 12.00, jumlah orang dalam pengawasan (ODP) bertambah 296 orang menjadi 223.120 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) 2.709 orang menjadi 22.123 orang.

1 dari 5 halaman

Update Corona 1 Mei: Positif 10.551, Pasien Sembuh 1.591, Meninggal 800

Dream – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mencatat ada pasien positif corona sebanyak 10.551 orang, sembuh 1.591 orang dan yang meninggal 800 orang. Terdapat penambahan di bagian pasien positif, sembuh, dan meninggal dunia.

 © Dream

 

“ Kalau data hari ini, terdapat penambahan konfirmasi positif sebanyak 433 orang, sembuh 69 orang, dan meninggal 8 orang,” kata Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan oleh TVRI, Jumat 1 Mei 2020.

Dia menambahkan bahwa telah dilakukan pemeriksaan spesimen corona sebanyak 120.305. “ Dari 76.536 orang, ada 10.551 positif corona,” kata dia.

 

2 dari 5 halaman

Laki-laki Dominan Terpapar

Selain itu, lanjut Yurianto, mayoritas pasien yang positif corona adalah kaum adam. Ini terlihat dari proporsional pasien positif corona laki-laki 58 persen dan perempuan 42 persen.

Ini juga berlaku bagi pasien yang meninggal.

“ Yang meninggal ada 800 orang. Ada 66 persen di antaranya adalah laki-laki dan 34 persen perempuan,” kata dia. 

3 dari 5 halaman

Kabar Baik! Disuntik Vaksin Covid-19, Monyet Percobaan Kebal Virus Corona

Dream - Sebuah ekperimen yang dilakukan para peneliti di Oxford University memberikan secercah harapan bagi pengobatan Covid-19 yang disebabkan virus corona.

Vaksin yang dikembangkan universitas ternama di Inggris itu mampu melindungi enam monyet percobaan dari infeksi virus corona dalam jumlah besar.

 

 © Dream

 

Para peneliti di National Institute of Health di Rocky Mountain Laboratory menyuntik enam ekor monyet rhesus dengan vaksin dari Oxford tersebut.

Setelah itu, keenam monyet tersebut dibiarkan terpapar Covid-19 dalam jumlah besar. Begitu banyak jumlah virusnya hingga membuat monyet lain di laboratorium jatuh sakit, lapor New York Times.

4 dari 5 halaman

Setelah 28 hari berlalu, enam monyet yang disuntik vaksin dari Oxford itu ternyata masih dalam kondisi sehat.

Menurut Dr. Vincent Munster yang memimpin uji coba vaksin Oxford mengatakan monyet rhesus adalah mamalia yang paling dekat dengan manusia.

Sekarang vaksin tersebut akan diuji coba pada manusia. Uji coba melibatkan lebih dari 6.000 orang pada akhir bulan depan.

Jika percobaan terbukti aman dan efektif, para peneliti optimis bahwa vaksin akan tersedia pada bulan September 2020.

5 dari 5 halaman

Sebelumnya, Jenner Institute di Inggris telah mulai mengembangkan vaksin untuk virus corona. Mereka melakukan uji coba untuk menyjenis virus awal pada tahun lalu yang terbukti tidak berbahaya bagi manusia.

SinoVac, perusahaan riset yang berbasis di China juga membuat kemajuan setelah melakukan uji coba pada kera rhesus.

Perusahaan tersebut baru-baru ini juga memulai uji klinis vaksin virus corona terhadap 144 manusia.

Sumber: New York Post

Beri Komentar