Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.
Dream - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, tidak lagi bertugas menyampaikan update mengenai perkembangan penanganan Covid-19.
Posisinya sebagai Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 berakhir seiring dibubarkannya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo mulai 20 Juli 2020.
Yurianto mengatakan perkembangan mengenai Covid-19 akan disampaikan oleh Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita.
" Jubir sudah diserahkan ke Prof. Wiku mulai hari ini, diumumkan di Kemenko Perekonomian tadi pagi," ujar Yurianto, dikutip dari Merdeka.com.
Dia juga mengatakan seluruh informasi mengenai perkembangan Covid-19 nantinya disampaikan oleh Wiku. Dalam hal ini, Wiku ditunjuk sebagai Juru Bicara Pemerintah yang baru, menggantikan Yurianto.
Yurianto resmi bertugas sebagai Jubir sejak kasus Covid-19 terkonfirmasi pertama kali muncul di Indonesia awal Maret lalu. Lebih dari empat bulan, Yurianto menyampaikan perkembangan terkini penanganan Covid-19 melalui live streaming.
Menurut Yurianto, pengalihan tugas jubir dari dirinya kepada Wiku karena terbitnya Perpres Nomor 82 Tahun 2020. Perpres tersebut resmi berlaku per Senin, 20 Juli 2020.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya