Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Foto:Shutterstcok.com)
Dream - Pemilihan umum (Pemilu) 2019 telah selesai dilaksanakan pada Rabu,17 April 2019 kemarin. Thanya memilih calon presiden dan calon wakil presiden, masyarakat juga memberikan suaranya untuk para anggota Dewan Perwakilan Daaerah (DPD), anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.
Kini para Capres-Cawapres dan Calon anggota legislatif (Caleg) tinggal menunggu hasil perhitungan suara resmi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Seperti tahun-tahun sebelumnya, hasil perhitungan suara bisa ditanggapi berbeda oleh para kontestan Pemilu terutama Caleg.
Kepala Bidang Keperawatan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Nining Mariam mengatakan, pengelola RSJ telah menyediakan lima ruang VIP yang nantinya disiapkan untuk para Caleg yang menderita stres usai Pemilu 2019.
Namun Nining mengatakan ruangan VIP tersebut memang telah tersedia sebelumnya dan tidak khusus disiapkan untuk menampung para Caleg stres.
" Kalau pun nanti ada kejadian Caleg yang stres dan perlu dirawat kami sudah tersedia ruang VIP," ujar Nining dikutip dari laman Merdeka.com, Kamis 18 April 2019.
Menurutnya, saat ini RSJ Provinsi Jabar belum banyak menerima pasien dari kalangan caleg.
Nining menjelaskan, para pasien di RSJ Provinsi Jabar juga mendapat kemudahan dalam pembiayaran biara berobat. Mereka bisa membayar biaya menggunakan BPJS atau asuransi kesehatan.
" Pokoknya kami menangani untuk semuanya yang akan di rawat yang karena di sebabkan pemilu, tapi tergandung indikasi dokter kalau untuk di rawat, kalau tidak perlu di rawat cukup rawat jalan saja," ucap dia.
(Sah, Sumber: Merdeka.com/Aksara Bebey)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam