Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Terdakwa dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, meminta maaf di ruang persidangan karena telah menyinggung Surat Al Maidah 51. Ahok mengaku menyesal telah membuat situasi menjadi gaduh.
"Orang di perumahan saya pada lari ke Singapura setelah kasus ini. Jadi, saya pikir, saya harus minta maaf karena saya sudah mengganggu keamanan," kata Ahok di ruang sidang Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa 4 April 2017.
Ahok mengatakan, akibat pernyataannya, muncul unjuk rasa yang membuat sektor ekonomi dan arus investasi menjadi terhambat. Selain itu, dia merasa risih selalu mendapatkan pengawalan dari polisi.
"Polisi dan negara habis banyak uang buat menjaga saya. Ke mana-mana saya dikawal terus," kata Ahok.
Meski demikian, Ahok mengatakan, apa yang dia ucapkan sama sekali tidak ada niatan untuk menghina agama. Dia mengaku hanya menyampaikan kenyataan yang terjadi di dunia politik Indonesia.
Beberapa bulan lalu, Ahok telah meminta maaf atas ucapannya yang membuat kegaduhan. Ucapan maaf itu disampaikan melalui rekaman video.
Selain itu, Ahok juga sempat mengucapkan maaf saat melakukan wawancara dengan media Al Jazeera.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya


Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking