Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Credit Via Shutterstock
Membuat miniatur kendaraan bisa jadi kegiatan yang menyenangkan untuk mengembangkan kreativitas anak. Di sini anak diasah kemampuannya untuk mengamati dan meningkatkan imajinasi mereka dengan membuat ulang miniatur yang sesuai dengan kendaraan tersebut.
Kegiatan seru inilah yang akan mengisi waktu belajar anak yang disajikan dalam video program Belajar dari Rumah dari Kemendikbud yang tayang di TVRI. Cari tahu lebih lanjut yuk untuk mendukung proses belajar anak di rumah!

Di episode 5 video Belajar dari Rumah kelas 4 SD, Kak Kafi dan Angel mengajak teman-teman di rumah membahas mengapa pesawat bisa terbang seperti burung. Hewan yang hidup di udara tersebut memang memiliki kemampuan alami tanpa menggunakan mesin. Biasanya bentuk sayap burung lebih besar jika dibandingkan ukuran tubuhnya sehingga memudahkan untuk terbang.
Berbeda dengan burung, pesawat menggunakan mesin agar bisa terbang. Pesawat bekerja menghasilkan angin dari mesin lalu mengalirkannya ke bagian bawah badan pesawat. Inilah yang membuat pesawat bisa terbang sekalipun memiliki bentuk yang besar dan berat.
Diskusi Kak Kafi berlanjut tentang sejarah pesawat ditemukan. Indonesia sendiri pernah mencatat prestasi membanggakan yaitu membuat pesawat sendiri yang bernama N250 Gatotkaca yang merupakan karya dari mantan presiden RI B.J. Habibie.
Di akhir video, Kak Kafi dan Angel mengajak teman-teman untuk membuat proyek mingguan yaitu membuat miniatur kendaraan dengan memanfaatkan botol dan kertas karton. Kira-kira anak-anak di rumah mau bikin apa nih?

Materi video kelas 5 SD dari program Belajar dari Rumah episode 5 menghadirkan Kak Kinan yang berbagi cerita tentang dongeng Arya di Kokpit. Cerita yang ditulis oleh Nandita Jayaraj ini mengisahkan tentang seorang bocah bernama Arya yang sejak kecil memiliki cita-cita untuk bisa terbang.
Arya semakin termotivasi setelah membaca cerita sederet tokoh yang pernah terbang sebelumnya. Seperti Rosamma, artis rekstok yang bisa 'terbang' berpindah dari satu tiang ke tiang lainnya. Selanjutnya ia juga terinspirasi dari Kalpana Chawla, Amelia Earheart, hingga pilot perempuan yang memiliki izin terbang dan yang mengemudikan pesawat tempur.
Cerita tersebut membuat Arya semakin semangat menabung agar bisa masuk sekolah penerbangan. Ia pun akhirnya berhasil mewujudkan cita-cita masa kecilnya, yaitu duduk di ruang kokpit pesawat.
Selanjutnya, Kak Kinan mengajak teman-teman bermain tebak-tebakan tentang bentuk koper, kira-kira kubus atau balok ya? Kak Kinan pun mendiskusikan tentang apa saja perbedaan kubus dan balok, serta mengajak teman-teman berlatih menyusun jaring-jaring bangun datar yang benar.
Masih banyak lagi materi video Belajar dari Rumah yang bisa mendukung proses belajar anak di rumah. Tonton selalu bersama anak-anak setiap Senin -Jumat di TVRI ya!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya