3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Sumber: Shutterstock.com
Dream - Gerhana matahari akan mewarnai bulan suci Ramadan 1444 Hijriah. Fenomena astronomi ini akan hadir dua hari menjelang Idul Fitri, tepatnya pada 20 April 2023.
“ Gerhana matahari Hibrid merupakan peristiwa gerhana matahari total dan cincin yang terjadi secara berurutan dalam satu fenomena gerhana,” tulis akun Instagram Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), @infobmkg.
Gerhana matahari ini merupakan peristiwa spesial karena relatif terjadi cukup langka. Karena itu banyak orang yang tidak ingin melewatkan penampakannya.
Namun, posisi pengamat juga mempengaruhi besar magnitudo gerhana yang akan terlihat. Jadi pengamatan kedua gerhana tidak dapat dilakukan secara bersamaan dan di lokasi yang sama.
Adapun gerhana matahari sebagian dapat diamati di sebagian wilayah Indonesia, sementara gerhana matahari total dapat diamati di Biak dan Pulau Kisar. Sayangnya, gerhana matahari cincin tidak dapat diamati di wilayah Indonesia.
Setiap kota akan memiliki waktu puncak gerhana yang berbeda-beda. Di Jakarta, puncak gerhana matahari sebagian akan terjadi pada pukul 10.45 WIB.
Sementara untuk gerhana matahari Total di Biak, kontak awal akan terjadi pada pukul 12:20:46 WIT hingga kontak akhir pada pukul 15:26:14 WIT. Dengan puncak gerhana pada pukul 13:57:13 WIT.
Sedangkan di Pulau Kisar, kontak awal gerhana matahari total akan terjadi pada pukul 11:47:17 WIT dan kontak akhir pada pukul 14:57:49 WIT. Dengan puncak gerhana matahari total pada pukul 13:22:56 WIT.

Meskipun fenomena gerhana matahari hibrid ini dapat disaksikan di sebagian wilayah di Indonesia, namun kita dilarang untuk melihat proses gerhana secara langsung. Sebab, radiasi matahari dapat merusak mata kita.
Karena itu, jika ingin menyaksikan fenomena langka ini dapat menggunakan kacamata khusus yang menggunakan filter untuk melihat matahari.
Atau, bisa juga disaksikan melalui siaran langsung melalui laman resmi BMKG https://gerhana.bmkg.go.ig.
View this post on Instagram
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini