Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi Tempat Cukur (Sumber:Pixabay.com)
Dream - Bagi sebagian orang, memotong rambut adalah suatu keharusan. Rambut yang terlalu panjang kerap kali bisa mengganggu penampilan. Namun di tengah pandemi corona, sebaiknya kamu menunda rencana mencukur.
Meski sudah memakai masker serta perlindungan lainnya, potensi tertular atau menulari Covid-19 ke orang lain masih ada. Apalagi sata bercukur, kamu banyak melankukan kontak fisik sangat dekat dengan benda cukur, seperti gunting cukur, sisir bahkan keringat.
Kejadian memprihatinkan terjadi pada seorang tukang cukur populer di daerah Mississippi, Amerika. Dilaporkan dari World of Buzz, pria tersebut mengungkapkan bahwa ia tertular virus corona setelah kontak dengan salah satu pelanggannya.
Beberapa minggu kemudian, si pencukur rambut tersebut dinyatakan meninggal dunia. Wah, seram sekali ya.

Kejadian bermula di sebuah tempat pangkas rambut populer di Mississippi, bernama Tapernation. Eugene Thumpson, 46 tahun, seorang tukang cukur menerima klien yang ingin memangkas rambutnya.
Thompsom mengakui bahwa dia dinyatakan tertular virus corona di postingan Facebook pribadinya pada 18 Maret lalu.
“ Quarantine yourself stay away from people…places.. or things…I felt a little acky… fever was a little high so I came to get checked… tapernation will be closed for the rest of the week…well deserved rest and relaxation…”
" Karantina dirimu dan menjauhlah dari orang-orang ... tempat-tempat ... atau hal-hal ... aku merasa sedikit agak sakit ... demam agak tinggi jadi aku datang untuk diperiksa ... tapernasi akan ditutup selama sisa minggu ini ... istirahatlah dan lakukan relaksasi ..."

Sebelum postingan tersebut, Thompson sudah melakukan pembatasan klien di tengah pandemi corona. Dia hanya akan menerima klien yang telah melakukan reservasi dengannya.
" Karena virus corona, TaperNation hanya akan menerima klien yang telah memesan sebelumnya. Jadi, jika kalian belum melakukan reservasi... jangan datang!!"
Setelah kurang dari sebulan dinyatakan positif corona covid-19, Eugene Thompson meninggal dunia pada Sabtu 4 April lalu.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi semua orang yang hendak memutuskan pergi ke tempat cukur. Dengan risiko yang ada, kira - kira apakah Sahabat Dream masih berniat mencukur?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang