Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Wanita Memakai Tindik Di Hidung. (Foto: Pixabay)
Dream - Seorang gadis remaja di Brasil tidak menyangka, tindik di hidungnya bisa mendatangkan malapetaka bagi dirinya.
Dia mengalami lumpuh separuh badan setelah terjangkit kuman yang muncul akibat menindik hidungnya.
Kisah ini berawal ketika Layane, 20 tahun, menindik hidungnya pada bulan Juli 2018. Namun sejak itu, hidungnya membengkak.
Pun begitu, dia tidak menyangka bahwa pembengkakan di hidungnya itu merupakan pertanda penyakit yang serius. Awalnya, Layane merasa...
Layane mulai merasa demam dan kakinya mengalami sakit yang parah. Sakit luar biasa itu segera menjadi mati rasa, dan menyebabkan seluruh tubuhnya tak bisa bergerak.
Akibat terjangkit bakteri tersebut, Layane harus menjalani operasi pada hidungnya.
Kepada media setempat, pakar bedah saraf dokter Oswaldo Ribeiro Marquez mengaku belum pernah melihat infeksi bakteri yang disebabkan oleh tindakan menindik dalam 15 tahun kariernya.
Dokter Oswaldo menduga infeksi bakteri itu disebabkan karena peralatan yang digunakan untuk menindik hidung Layane tidak dibersihkan dengan benar.
Sebelumnya, Layane memiliki 3 lubang tindik di sisi kanan hidungnya. Tetapi dia kemudian memutuskan untuk menindik lagi di sebelah kiri.
Namun, Layane tak menduga jika efek dari menindik hidungnya membuatnya lumpuh di usia muda.
Sejak kini, dia harus menjalani sisa hidupnya yang masih panjang di atas kursi roda.
(ism, Sumber: Siakapkeli.my)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya