7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (Merdeka.com)
Dream - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi nekat memberikan izin beroperasi kembali kepada sejumlah tempat hiburan di tengah pandemi Covid-19.
Meski sempat ditegur Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, izin tetap diberikan dengan alasan kas daerah sedang kosong.
" Alhamdulillah, Pak Gubernur mengingatkan jangan sampai terjadi kasus kambuhan," ujar Rahmat, dikutip dari Merdeka.com.
Rahmat mengakui Gubernur Ridwan Kamil memintanya untuk meninjau dan mempertimbangkan lagi pembukaan tempat hiburan di Kota Bekasi. Tetapi, dia menyatakan pengoperasian tersebut dalam rangka adaptasi.
" Ini diluruskan, ini masa adaptasi, di mana (transisi dari) keterpurukan (selama) tiga bulan, paling tahu, yang melihat kondisinya kan wali kota, bupati di suatu daerah," kata dia.
Selanjutnya, Rahmat menjelaskan pembukaan kembali tempat hiburan dijalankan dengan menyesuaikan kebiasaan baru. Juga untuk memulihkan kembali kas daerah yang mulai kosong.
" Ingat RKUD (Rekening Kas Umum Daerah) Kota Bekasi itu sudah mau kering, jangan sampai kita nanti tidak mampu membayar hak-hak pegawai," kata dia.
Sehingga, Rahmat merasa perlu melakukan serangkaian tahapan pemulihan perekonomian di masyarakat. Sehingga Kota Bekasi dapat mengisi kembali cadangan kas melalui pajak daerah.
Seperti misal, rumah makan yang sebelumnya hanya boleh melayani pesanan dibawa pulang kini sudah bisa makan di tempat. Juga tempat hiburan yang kembali beroperasi.
" Karena kita sudah yakin dan rasio penularannya sangat rendah, dapat dibuktikan ahli, maka baik di tempat hiburan, baik di mal dengan simulasi-simulasi tetap berjalan," kata Rahmat.
Sementara, hasil tes acak yang digelar di mal dan tempat hiburan tidak ditemukan adanya pegawai yang reaktif. Pemkot Bekasi pun telah melaksanakan 3.000 rapid tes sebelum pembukaan kembali tempat hiburan.
" Belum ditemukan adanya kluster baru dari yang kita lakukan simulasi, tetapi ada kluster malah dari rumah ke rumah," ucap Rahmat.
Sampai saat ini, pasien Covid-19 di Kota Bekasi tersisa 13 orang. Sementara 285 orang sudah dinyatakan sembuh, PDP 3 orang dan ODP sudah nol.
Sumber: Merdeka.com/Adi Nugroho
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?