Alasan Syekh Ali Jaber Dimakamkan di Daarul Quran

Reporter : Nur Ulfa
Kamis, 14 Januari 2021 15:37
Alasan Syekh Ali Jaber Dimakamkan di Daarul Quran
Katanya pula, Syekh ingin makamnya berasa di tengah-tengah para penghafal Alquran.

Dream - Syekh Ali Jaber akhirnya dimakamkan di Pondok Pesantren Daarul Quran, Tangerang. Apa alasan keluarga sehingga ulama ahli Quran itu dimakamkan di lingkungan pesantren milik Ustaz Yusuf Mansur?

Menurut Ustaz Yusuf Mansur, keputusan itu datang dari adik kandung Syekh Ali Jaber yang menginginkan sang kakak dimakamkan di Daarul Quran.

" Syekh Muhammad, adik kandung beliau bikin saya merinding juga ya terharu. Merasa bahwa Daarul Quran itu rumahnya Syekh Ali," ucap dia.

Ustaz Yusuf Mansur Melayat Syekh Ali Jaber© (Nur Ulfa/Dream)

Katanya pula, Syekh ingin makamnya berasa di tengah-tengah para penghafal Alquran. Sehingga sangat tepat memilih untuk dimakamkan di Daarul Quran.

" Ini yang terbaik, di Daarul Quran kan banyak anak-anak penghafal Alquran. Ada 2000an penghafal Alquran. Jadi biar Syekh Ali bersama dengan penghafal Alquran," ucap dia.

1 dari 4 halaman

Pesan Terakhir Syekh Ali Jaber Sebelum Meninggal Dunia

Pesan Terakhir Syekh Ali Jaber Sebelum Meninggal Dunia© Dream

Inilah pesan mulia Syekh Ali Jaber untuk masyarakat Indonesia sebelum meninggal.

 

Dream - Umat Islam Indonesia sedang berduga. Salah satu pendakwah kondang, Syekh Ali Jaber, meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Yarsi, jakarta, Kamis 14 Januari 2020.

Pendakwah kelahiran Madinah, Arab Saudi, itu masuk ke rumah sakit setelah terpapar virus corona. Namun, pendakwah 44 tahun itu disebut-sebut wafat dalam kondisi sudah negatif Covid-19.

Saat terbaring di rumah sakit, pendakwah yang selalu berkata lemah lebut itu beberapa kali masih aktif di media sosial. Lewat video di media sosial itulah Syekh Ali Jaber menyampaikan pesan-pesannya.

Meminta Doa

 

Ilustrasi© Foto : YouTube/ Syekh Ali jaber

Pada video yang diunggah ke YoTube pada 29 Desember 2020, Syekh Ali Jaber menunjukkan kondisinya yanag sedang dirawat. Dalam video itu pula dia menceritakan kronologi terpapar Covid-19. 

" Enggak nyangka, padahal sering swab, sudah berkali-kali dan selalu negatif," kata Syekh Ali Jaber dalam video itu.

Pada mulanya, dia mengaku merasakan badannya panas. Namun hanya panas biasa. Setelah itu muncul gejala batuk.

" Saya meminum obat untuk menurunkan panas kemudian obat batuk, saya juga sudah minum madu dan lain sebagainya," ujar Syekh Ali Jaber.

Dia juga tak menyangka bisa terpapar corona karena sebelum muncul gejala itu sangat jarang bertemu orang. Jika terpaksa bertemu, selalu menerapkan protokol kesehatan.

" Saya jarang kertemu siapa-siapa, kalaupun ketemu saya selalu mematuhi protokol 3M, kemudian menjauh dari keramaian dan kerumunan," kata Syekh Ali.

2 dari 4 halaman

Jangan Terperdaya dengan Perhiasan dan Syahwat Dunia

Syekh Ali Jaber juga berpesan agar umat Muslim tidak tertipu oleh perhiasan dan kenimkatan dunia. Menurut dia, kezaliman di muka bumi telah ada sejak dulu. Oleh karena itu, dia meminta manusia mengambil pelajaran dari orang-orang terdahulu.

" Orang dzalim dan yang dizalimi, pembela kebenaran dan kebatilan sudah ada dari zaman dahulu, hanya sekarang mereka sudah di bawah tanah, salah satunya berada di taman dari taman-taman surga, dan satunya lagi berada di jurang dari jurang-jurang neraka," demikian bunyi salah satu unggahannya.

" Demi Allah pasti kita menyusul mereka, maka ambilah pelajaran dari orang-orang sebelummu! Jangan terpercaya dengan perhiasan dan syahwat dunia," tambah Syekh Ali Jaber.

Jangan Jadikan Tahun Baru Mendatangkan Adzab

 

Ilustrasi© Foto : YouTube/ Syekh Ali jaber

Syekh Ali Jaber juga menyampaikan pesan terkait perayaan tahun baru. Dia mengimbau masyarakat mengisi tahun baru dengan dengan ketakwaan, bukan kemaksiatan.

" Jangan jadikan tahun baru mendatangkan adzab atau ujian sebab dosa maksiat kita di malam tahun baru. Bertaqawalah, jangan samapai Nabi Muhammad SAW kecewa hatinya sebab kebebasan maksiat di malam tahun baru," tulis Syech Ali Jaber.

Terapkan Protokol Kesehatan

 

Syekh Ali Jaber juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19.

" Mari kita jaga diri dan jaga kesehatanmu melalui gerakan 3M mudah-mudahan semua jemaah baik-baik saja dan selalu dalam lindungan Allah lahir batin aamiin alfatihah," tulisnya.

Sumber : Merdeka.com

 
3 dari 4 halaman

Akbar Pemulung Jago Ngaji, Diangkat Anak dan Diajak Umroh Syekh Ali Jaber


Akbar Pemulung Jago Ngaji, Diangkat Anak dan Diajak Umroh Syekh Ali Jaber© Dream

Berikut ulasannya.

 

Dream - Sosok Muhammad Ghifari Akbar atau Akbar belakangan ramai menjadi perbincangan warganet. Bocah pemulung asal Garut ini sempat viral karena tertangkap kamera sedang membaca Alquran di trotoar.

Hal tersebut pun membuat ulama kondang, Syekh Ali Jaber mengaku bangga dan salut akan sosok Akbar.

Ia bahkan akan mengangkat bocah pemulung itu menjadi anaknya dan membawanya untuk melaksanakan ibadah umroh ke Tanah Suci.

Niatnya tersebut, ia sampaikan langsung melalui sebuah video yang di unggah di Instagram Story miliknya.

4 dari 4 halaman

Viral di Media Sosial

Sebelumnya, foto-foto Akbar yang tengah membaca Al-Quran di sebuah trotoar viral di media sosial. Dalam foto yang beredar, ia nampak duduk seorang diri di emperan bangunan.

Sambil berteduh, ia nampak membaca Al-Quran. Terlihat pula sekarung peralatan memulung diletakkan di dekatnya.

Akbar Mengaji© Merdeka.com

Sosok Akbar inipun lantas menarik perhatian masyarakat.

 

Beri Komentar