Pemerintah Putar Video FPI Dukung ISIS

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 30 Desember 2020 13:54
Pemerintah Putar Video FPI Dukung ISIS
Pemerintah remi melarang FPI di Indonesia.

Dream - Pemerintah resmi melarang Front Pembela Islam (FPI). Organisasi yang dipimpin Muhammad Rizieq Shihab itu dinyatakan secara de jure bubar pada 21 Juni 2019 karena tak memenuhi syarat mempanjang izin sebagai organisasi kemasyarakatan.

Dalam konferensi pers yang dilakukan Rabu 30 Desember 2020, pemerintah menyorot sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh anggota atau orang-orang yang pernah tergabung dalam FPI.

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Edward Omar Sharif Hiariej, menyebut 35 anggota atau orang yang pernah bergabung dengan FPI terlibat tindak pidana terorisme, 29 di antaranya telah dijatuhi pidana.

Di samping itu, sebanyak 206 anggota maupun yang pernah tergabung dengan FPI terlibat tindak pidana umum lainnya. Sebanyak 100 di antaranya telah djatuhi piana. FPI juga dinilai kerap melanggar hukum dengan melakukan razia yang seharusnya menjadi wewenang aparat penegak hukum.

1 dari 3 halaman

Beberkan Gambar Pendukung

Tak hanya itu, pemerintah juga menampilkan video kompilasi tentang FPI, salah satunya tentang dukungan terhadap ISIS.

" Silakan, ada sedikit 3 menit ini, ada gambar-gambar pendukung," kata Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud Md.

Dalam layar monitor yang ditunjukkan, muncul tulisan 'Video dukungan FPI terhadap ISIS'. Video itu memuat orasi Muhammad Rizieq Shihab.

" Apa yang baik dari ISIS kita akui. Cita-cita mulianya menegakkan syariat Islam, hal yang baik," begitu kata Rizieq dalam video yang ditampilkan itu.

" Cita-cita mulianya untuk menegakkan khilafah Islamiyah hal yang baik," tambah Rizieq.

2 dari 3 halaman

Dalam video itu, Rizieq juga menyebut perlawanan ISIS terhadap kezaliman Amerika Serikat. Menurut dia, ini juga cita-cita yang baik.

" Saya tanya, hal-hal yang baik dukung tidak? Dukung tidak? Takbir!" kata Habib Rizieq.

" Jangan mau kita diadu domba dengan ISIS. Sekarang ini banyak pihak-pihak menginginkan supaya kita bermusuhan dengan ISIS, betul?" sebut Rizieq masih dalam video itu.

3 dari 3 halaman

Beri Komentar