Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Credit: Sido Muncul
Perusahaan jamu tradisional dan farmasi terkemuka Indonesia, Sido Muncul terus menunjukan kredibilitas dan inovasi produk unggulannya, Tolak Angin dalam iklan terbarunya. Kali ini Sido Muncul menggaet jurnalis senior, Andy F Noya dan akademisi Indonesia, Rhenald Kasali yang sebelumnya sudah beberapa kali menjadi bintang iklan produk yang sama pada beberapa tahun silam.
Andy F Noya mengungkapkan alasannya menyetujui permintaan Sido Muncul untuk menjadi bintang iklan ini karena kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap jamu Tolak Angin, serta kajian ilmiah produk Tolak Angin yang sudah teruji.
" Produk ini kajian ilmiahnya sudah terbukti, dan juga kepercayaan masyarakat (terhadap produk Tolak angin) ini tinggi sekali." kata Andy saat proses behind the scene syuting iklan Tolak Angin pada Rabu, 16 Februari 2022 di Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Begitu pula dengan Rhenald Kasali, ia merasa terhormat saat didapuk menjadi bintang iklan Tolak Angin untuk yang kesekian kalinya. " Kehormatan bagi saya untuk berkolaborasi," kata Rhenald.
Menurutnya, teknologi Sido Muncul sekarang sudah jauh lebih maju dari saat awal ia mengonsumsi Tolak Angin. Rhenald mengingat kembali masa-masa saat produk Tolak Angin masih berupa serbuk, harus digodok dulu sebelum dikonsumsi. Saat itu ia sedang mengejar gelar Ph. D. dari University of Illinois at Urbana, Champaign, Amerika Serikat pada tahun 1998.
“ Dulu waktu saya berangkat sekolah ke Amerika, saya dibekali orangtua saya bentuknya bubuk” Kenangnya.
Dalam iklan ini, Sido muncul mengeluarkan produk baru yaitu Tolak Angin dengan kemasan soft capsule, serta Tolak Angin Sugar Free. Tolak Angin Sugar Free sendiri sebenarnya sudah diluncurkan pada tahun 2019, namun iklannya diperbaharui kembali pada tahun 2022.

Proses brainstorming ide dan konsep iklan ini memakan waktu dua minggu hingga akhirnya matang dan siap dieksekusi. Dibutuhkan 4 orang talent yang berperan, terdiri dari Andy F Noya, Rhenald Kasali, dan supporting role sebanyak 2 orang.
Crew juga menyiapkan 3 set panggung yang berbeda, yakni ruang kerja, ruang keluarga, dan satu set green screen besar. Nantinya para talent akan mengenakan wardrobe dengan nuansa hijau olive dan cokelat muda yang senada dengan warna produk Tolak Angin Sugar Free.
Pihak Sido muncul berusaha sebaik mungkin untuk membuat masyarakat yakin dengan kualitas produk Tolak Angin dengan melakukan rangkaian penelitian berbasis ilmiah dan proses yang ramah lingkungan. Seluruh prosedur pun menaati aturan pemerintah pastinya.
“ Aturan pemerintah itu semua kami ikuti, dan saya berani berbagi bahwa kalau mengikuti aturan pemerintah itu salah satu yang membuatu kami dipercaya oleh konsumen” jelas Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat.
Adapun alasan Irwan memilih Andy F Noya dan Rhenald Kasali karena keduanya memliki reputasi yang mumpuni dan pengalaman panjang di bidangnya masing-masing. Hal ini diiharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada produk dalam negeri, khususnya jamu Tolak Angin. Terlebih dalam kondisi pandemi seperti sekarang.
" Kami berharap (dapat) menumbuhkan kepercayan kepada Tolak Angin, kepada produk dalam negeri," kata Irwan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya