JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Demonstrasi Di Iran (Foto: Anadolu Agency)
Dream - Surat kabar Swiss, Basler Zeitung, melaporkan bahwa Arab Saudi dan Israel menjalin `aliansi rahasia`. Aliansi itu dibuat untuk menahan ekspansi Iran di wilayah Timur Tengah, meskipun kedua negara tak punya hubungan diplomatik.
" Ada kerjasama rahasia intensif antara Arab Saudi dan Israel untuk mencapai tujuan utama mengekang proyek perluasan Iran dan merongrong ambisi regionalnya," kata Pierre Heumann, koresponden Basler Zietung, dikutip Dream dari Middle East Monitor.
Dia menambahkan, " memang ada kerja sama militer antara Arab Saudi dan Tel Aviv."
Wartawan tersebut mengutip sumber-sumber tak dikenal dari Riyadh yang mengatakan bahwa " Arab Saudi saat ini mempertimbangkan kemungkinan untuk membeli senjata Israel dan telah menunjukkan ketertarikan untuk membeli sistim pertahanan untuk tank dan iron dome, yang menurut Israel terbukti efektif dalam melawan roket. Serangan dari Jalur Gaza. "
Menurut kabar itu, Riyadh saat ini sedang berusaha mencegat rudal dari Yaman. Pengamat dari Tel Aviv dan Riyadh mengonfirmasi bahwa kerja sama antara dinas keamanan Israel dan Arab Saudi sangat maju. Meskipun Arab Saudi telah secara resmi menolak kerja sama apapun dengan Israel.
Direktur Badan Intelejen AS (CIA), Mike Pompeo, mengumumkan pada awal Desember 2017 bahwa Arab Saudi bekerja secara langsung dengan Israel dan negara-negara Islam lainnya untuk melawan terorisme
Sebelumnya, Menteri Energi Israel, Yuval Steinitz, dalam sebuah wawancara radio mengatakan bahwa " ada beberapa kontak dengan Arab Saudi, namun mereka dirahasiakan atas permintaan Riyadh."
Pada bulan Oktober, dua mantan pemimpin intelijen Israel dan Arab Saudi bertemu untuk bertukar pandangan tentang kebijakan AS di wilayah tersebut.
Surat kabar tersebut mencatat bahwa mantan pemimpin intelijen Arab Saudi, Pangeran Turki al-Faisal, mengadakan pembicaraan dengan mantan kepala Mossad, Efraim Halevy.
Al-Faisal bahkan siap untuk berpartisipasi dengan mitranya dari Israel dalam sebuah simposium di Jewish Community Center di New York, AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
