Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Houriya Dan Al-Arfaj Telah Menjadi Keluarga (Foto: Facebook Eris Riswandi)
Dream - Kisah haru terekam dalam unggahan sebuah keluarga di Arab Saudi. Keluarga itu ditinggal pulang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia.
TKW bernama Houriya itu telah menjadi asisten rumah tangga keluarga itu selama 33 tahun. Video perpisahan anggota keluarga itu diunggah dan viral di media sosial.
Dari rekaman video tampak Houriya terus menyeka air mata. Dia berpisah dari anak-anak yang dirawatnya dulu. Anak-anak itu telah beranjak dewasa dan memiliki anak yang beranjak remaja.
Seorang anggota keluarga, Abdullah Al-Arfaj, mengatakan kepada Arab News, " Houriya pertama kali datang ke rumah kakek dari pihak ibu pada 1986 dan telah berada di keluarga kami selama 33 tahun. Selama tahun-tahun itu, dia pergi ke Indonesia untuk mengunjungi keluarganya sendiri, tapi dia selalu kembali."

Al-Arfaj mengatakan Houriya merupakan perempuan yang merawat pamannya. Jasa Houriya, kata Al-Arfaj, sangat diperlukan.
© Dream
Sebagai balasan atas jasanya Al-Arfaj dan generasi ketiga keluarga itu telah menganggap Houriya sebagai nenek.
" Kami memandangnya dengan hormat, mencium kepalanya, sama seperti yang kita lakukan pada orang tua di keluarga," kata Al-Arfaj.
Houriya, kata Al- Arfaj, dianggap telah mengisi kekosongan orang yang dituakan di keluarga itu. Sebab, nenek Al-Arfaj telah meninggal pada 2012 dan kakeknya telah mendahului meninggal dunia pada 1993.
" Houriya adalah sesuatu yang kita semua rasakan dalam keluarga," ujar dia.
© Dream
Al-Arfaj menuturkan dia tak menduga video perpisahan itu beredar luas dan mendapat beragam komentar. Dia mengatakan bahwa bukan niatnya, atau keluarganya, untuk menyebarkan video itu.
" Houriya sangat kami hormati dan kami lepaskan, bukan karena sakit atau kelelahan, tapi karena dia tua, memberi dia istirahat dan berbelas kasih dengan orang lain adalah keputusan yang dapat kami lakukan."
Setelah berpisah, Al-Arfaj tak akan melupakan komunikasi dengan Houriya. Keluarga tersebut berencana untuk berkunjung ke kampung halaman Houriya di saat liburan musim panas.
© Dream
Lihat keharuan saat keluarga majikan melepas kepergiaan Houriya ke kampung halamannya
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang