Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Satelit Hancur (Foto: ESA/Science Alert)
Dream - Polusi bukan hanya terjadi di bumi. Di luar angkasa nun jauh di sana, terdapat sekumpulan puing-puing benda antariksa yang menjadi polutan. Roket hingga pecahan satelit usang berserakan di areal itu.
Jutaan sampah luar angkasa ini ditakutkan akan mengacaukan ruang angkasa. Bahkan, sampah luar angkasa ditakutkan akan menyebabkan tabrakan pada satelit aktif atau Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Dikutip Dream dari Science Alert, untuk mengatasi masalah ini, peneliti dari China mengeksplorasi kemungkinan meledakkan sampah luar angkasa itu menggunakan laser orbital.
Penelitian mereka telah dipublikasikan di Optik, jurnal internasional mengenai cahaya dan elektrok optik.
Ini bukan inisiatif pertama untuk membersihkan sampah ruang angkasa. Beberapa periset sebelumnya menyarankan agar sampah luar angkasa di seret dari jalur orbit.
Tetapi, proyek laser peneliti China bisa menjadi yang paling efektif.
Untuk penelitian mereka, para ilmuwan berhasil mensimulasikan stasiun laser orbital yang akan menargetkan dan mencacah puing-puing sampah luar angkasa sepajang 4 inci, sekitar 10 sentimeter, dengan 20 semburan cahaya per detik selama dua menit.
Meski begitu, penggunaan laser ini bukannya tanpa masalah. Sebab, laser ini hanya untuk menghancurkan sampah berukuran kecil. Selain itu, kendala yang harus dihadapi yaitu berapa banyak stasiun luar angkasa yang harus dibuat untuk memancarkan sinar laser tersebut.
(Sah)
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan