Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, resmi memangkas dana bantuan puluhan juta dolar untuk pengungsi Palestina. Keputusan tersebut diambil pada Selasa waktu setempat.
"Kami ingin melihat sejauh mana reformasi telah dibuat," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri As Heather Nauert, dilaporkan TIME. "Ini tidak dimaksudkan untuk menghukum siapapun," lanjut Nauert.
Dalam pernyataan tertulis Departemen Luar Negeri yang ditujukan kepada UNWRA, AS menangkas US$65 juta, setara Rp868 miliar, dari rencana total dana bantuan sebesar US$125 juta, setara Rp1,6 triliun.
Surat tersebut juga menyatakan dana bantuan itu akan kembali disalurkan bergantung pada perkembangan proses yang dicapai UNRWA, yang selama ini dikritik Israel.
Sementara sisa dana sebesar US$60 juta, setara Rp801 miliar, tetap diberikan agar badan PBB itu tidak kehabisan uang sampai harus ditutup. Diketahui AS merupakan donatur terbesar UNRWA dengan porsi pendanaan mencapai 30 persen.
UNRWA merupakan badan yang berfokus pada penyediaan layanan kesehatan, pendidikan dan sosial bagi orang-orang Palestina di Tepi Barat, jalur Gaza, Yordania, Suriah, dan Libanon.
"Mengingat hubungan yang panjang, terpercaya, dan bersejarah antara AS dan UNRWA, pengurangan kontribusi ini akan mengancam pembangunan manusia yang paling sukses di Timur Tengah," ucap Kepala UNRWA, Pierre Khrahenbuhl.
Ratusan ribu orang Palestina menyelamatkan diri dari serangan militer yang menyasar rumah-rumah mereka sejak Israel didirikan pada 1948. Hingga saat ini, ada sekitar 5 juta pengungsi yang tersebar di banyak wilayah.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari