Dream - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud mengutuk keras penyerangan tentara Israel di Masjid Al-Aqsa, pada Selasa, 15 September 2015 lalu. Dirinya mengajak para pemimpin dunia untuk melakukan intervensi terhadap peristiwa ini.
" Raja Salman mengajak para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, untuk membantu menciptakan perdamaian di Masjidil Aqsa," kata Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa bin Ibrahim Al Mubarak di Kantor Kedubes Arab Saudi, Jakarta, kemarin.
Raja Salman, menurutnya, juga telah menghubungi seluruh pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk menyampaikan belasungkawa kepada Palestina serta kecamannya atas penyerangan ini.
" Kami juga meminta para pemimpin dunia mengecam aksi Israel itu," jelas dia.
Seperti diketahui sebelumnya, tentara Isarel melakukan penyerangan secara sporadis di Masjidil Aqsa, Selasa lalu. Israel dilaporkan melemparkan granat kejut, gas air mata, dan melepaskan peluru karet saat jemaah Muslim Palestina berada di dalam masjid.
Pemerintah Israel, mengatakan, tindakan penyerangan ini diambil untuk mencegah aksi kekerasan warga Palestina terhadap warga Yahudi yang ingin mengunjungi situs Al-Aqsa itu. Tetapi, beberapa pihak khawatir, tindakan itu sebetulnya merupakan usaha Israel untuk menduduki secara penuh Al Aqsa.